Category: Olahraga

Persipura dipastikan akan berlaga di Piala AFC 2021

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Persipura Jayapura akhirnya bernafas lega setelah PSSI memastikan kepastian tim kebanggaan masyarakat Papua itu akan berlaga di kompetisi Piala AFC 2021.

Sebelumnya, PSSI mendaftarkan Persija Jakarta dan Bali United ke Asian Football Confederation (AFC). Namun, AFC mengoreksi usulan tersebut melalui surat kepada PSSI, Jumat (18/12/2020). AFC meminta PSSI membatalkan Persija dan Persipura mendampingi Bali United, dua klub asal Indonesia yang berlaga di kancah Asia.

Benhur Tomi Mano, Ketua Umum Persipura Jayapura, mengaku menerima kabar dari PSSI melalui surat elektronik, Sabtu (19/12/2020) kemarin.

Kabar dari PSSI, menurutnya sangat menggembirakan karena satu slot Piala AFC 2021 sudah pasti milik tim berjuluk Mutiara.

Dalam siaran pers yang diterima suarapapua.com, Minggu (20/12/2020), Mano mengatakan, “Email tersebut kami terima kemarin. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa PSSI mengajukan Bali United dan Persipura untuk slot AFC 2021. "

Walikota Jayapura membenarkan bahwa PSSI telah meminta maaf atas kesalahan proposal sebelumnya yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan AFC dan mengorbankan Persipura untuk berlaga di level Asia.

"Saya terima permintaan maaf PSSI, saya harap hal seperti itu tidak terulang lagi," ujarnya.

Dari pengalaman itu Mano mengingatkan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iwan, agar lebih berhati-hati terhadap orang-orang terdekatnya, termasuk mereka yang ada di Komite Eksekutif (Exco) yang dituding tidak semua bekerja ikhlas membantu kemajuan sepak bola nasional.

“Saya telah mengingatkan Anda untuk tidak membiarkan kesalahan atau kesalahan sebagian orang merugikan semua. Risikonya bisa ditanggung oleh 270 juta orang Indonesia. Nanti kita semua dianggap tidak paham aturan dan ujung-ujungnya ketua PSSI yang disalahkan. Makanya, saya minta Pak Iwan Bule untuk lebih berwawasan dengan orang-orang terdekatnya. "

Piala AFC 2021 yang direncanakan pada April 2021 merupakan edisi ke-18 kompetisi sepak bola internasional tahunan antar klub Asia yang diselenggarakan oleh Asian Football Confederation (AFC). Format pertandingan di babak penyisihan tidak lagi rumah dan jauh seperti yang diberlakukan di tahun-tahun sebelumnya. Kompetisi AFC peringkat teratas adalah AFC Champions League (LCA) yang pertama kali dimulai pada tahun 2002.

Untuk bisa berlaga di babak kualifikasi Piala AFC 2021, menurutnya, Persipura diberi waktu satu hari untuk menyelesaikan semua administrasi dan persyaratan.

“Waktunya sangat ketat. Jika hasil pertemuan Exco pada 16 Desember 2020 sudah sesuai dengan manual AFC, tentu kita punya waktu lebih untuk mempersiapkan semuanya. Ini cukup merepotkan bagi kami, kami langsung pergi ke rapat internal, dan saya memerintahkan manajer tim untuk bekerja ekstra dalam satu hari untuk mencoba menyiapkan semua persyaratan yang diminta. Alhamdulillah, pasti ada jalan dan tuntunannya, ”kata Mano.

Selain itu, Mano juga pernah berkomunikasi dengan kepala pelatih Jacksen F Tiago, juga meminta pendapat dari tokoh masyarakat bersama pihak adat dan pengurus Persipuramania, serta para pemain Persipura.

Berdasarkan semua masukan, kata Mano, Stadion Jayapura Mandala diusulkan sebagai pangkalan Persipura dalam laga Piala AFC 2021.

“Kami sudah menghitung, volume dan jarak pertandingan AFC tidak seketat dan sepadat kompetisi Liga 1. Itu memungkinkan kami bermain di stadion Mandala, apalagi saat kami harus melakukannya. bermain mati, "Dia berkata.

Yang penting, kata Mano, saat ini pihaknya fokus pada kliring semua persyaratan administrasi sesuai ketentuan AFC.

"Memang waktunya sangat ketat, tapi saya harap tidak ada kendala."

Ridwan Bento Madubun, Asisten Manajer Persipura, mengatakan paling lambat besok, Senin (21/12/2020), semua persyaratan sesuai ketentuan AFC diminta untuk diserahkan ke PSSI.

“Kami hanya punya satu hari tersisa untuk kerja ekstra. Besok harus dikirim, ”kata Bento.

Ada empat syarat yang harus dipenuhi Persipura untuk bisa mendampingi Bali United di Piala AFC 2021.

  1. Bentuk kesepakatan tim yang berpartisipasi yang harus diisi dan ditandatangani oleh presiden klub.
  2. File power point mengenai informasi klub.
  3. Bentuk warna jersey.
  4. Sertifikat pencahayaan stadion yang akan digunakan selama pertandingan.

Hal itu dibenarkan oleh Yunus Nusi, Plt Sekjen PSSI.

Besok 21 Desember Persipura harus memenuhinya agar bisa lolos verifikasi AFC, ujarnya, Minggu (20/12/2020). kompas.com.

Nusi berharap Persipura memanfaatkan kesempatan itu dengan baik untuk melengkapi formulir partisipasi menyusul perubahan peserta kompetisi Piala AFC 2021.

Meski waktunya mepet, manajemen Persipura yakin kewajiban itu akan terpenuhi.

Terima kasih atas dukungan masyarakat sepak bola Indonesia atas perjuangan ini. Dukungan luar biasa ini kami terima dari berbagai pihak, termasuk dukungan dan doa rakyat Papua. Itu semua berarti kami bertekad memperjuangkan hak kami sesuai aturan. , terima kasih banyak semuanya. Salam damai selalu, ”ujarnya.

PSSI Melanggar Aturan

Keputusan PSSI untuk mendaftarkan Persija menuai kritik dari berbagai pihak. PSSI dituding melanggar aturan AFC. Karena yang pantas mendampingi Bali United adalah Persipura.

Usai pertemuan Exco PSSI yang menunjuk Bali United dan Persija sebagai wakil Indonesia di Piala AFC 2021, Rabu (16/12/2020) lalu, Persipura sempat melontarkan protes di PSSI.

Yunus mengakui, keberatan Persipura langsung diteruskan PSSI dan dikonfirmasi AFC.

Aturan AFC, kata Yunus, harus dipatuhi oleh setiap federasi sepak bola. Karena itu, menurutnya, PSSI harus mengikuti Panduan Masuk Kompetisi Klub AFC 2021 terkait kriteria olahraga yang telah ditugaskan ke AFC.

“Kami wajib mendasarkan ketentuan AFC, dan klub asal Indonesia yang berhak mendampingi Bali United adalah Persipura Jayapura,” kata Hasani Abdulgani, anggota Exco PSSI.

Diketahui, Persija memang pemenang kedua Piala Indonesia 2018/2019. Sesuai dengan ketentuan AFC, klub berjuluk Macan Kemayoran itu tidak layak. Sebenarnya tiket ini menjadi milik PSM Makassar, pemenang Piala Indonesia 2019. Namun, PSM dinyatakan tidak memenuhi persyaratan lisensi profesional AFC. Penggantinya, Persipura, menjadi klub peringkat tiga kompetisi Liga 1 2019.

Reporter: Markus You

Kapel Honelama Gelar Puluhan Lomba, Inilah Tujuannya

WAMENA, SUARAPAPUA.com – Komunitas Katolik Lingkungan Yesus Ninom Welago Honelama, Paroki Christ Jaya, Wamena, Dekenat Dataran Tinggi Tengah Papua, Keuskupan Jayapura, mengikuti berbagai jenis lomba dan perlombaan yang dimulai awal pekan ini.

Ludia Logo, ketua panitia perayaan Natal 2020 Lingkungan Yesus, Ninom Welago Honelama, mengatakan puluhan lomba dan lomba digelar untuk mempererat persaudaraan sekaligus merangkul umat Katolik yang selama ini tidak aktif mengikuti ibadah maupun lainnya. kegiatan.

“Ini dalam rangka Natal, meski tahun ini masih dalam masa pandemi Covid-19 dan peristiwa serta permasalahan yang terjadi di sini dan pada umumnya Kabupaten Jayawijaya dan Papua, namun sebagai wujud kegembiraan dalam merayakan natal tahun ini. Rangkaian kegiatan perlombaan dan pertandingan serta anjangsana kita adakan, ”jelasnya kepada suarapapua.com di laman Kapel Honelama, Senin (14/12/2020).

Menurut Ludia, ada 11 jenis lomba dan lomba yang melibatkan seluruh anggota Komunitas Honelama.

Semua umur, baik anak Sekami, Sekolah Minggu maupun Misdinar, terus dari Umat Muda Katolik (OMK), Wanita Katolik (WK) hingga bapak semua terlibat. ”Bukan sekedar mengejar juara, tapi ada tujuan penting dari kegiatan ini, "ujarnya.

Ia merinci pertandingan futsal khusus untuk bapak dengan satu syarat harus memakai rok, sedangkan lomba voli air meliputi pasangan keluarga, lomba kelereng untuk keluarga bapak, ibu dan anak, serta lomba tambal kuku untuk nenek, lomba membaca Alkitab untuk anak-anak. Sekami, dan lomba menyanyi untuk anak-anak Misdinar dan OMK.

Ada juga lomba merangkai bunga bagi perempuan, ada lomba tarik tambang, ada lomba vocal group untuk ibu dan bapak, dan masih banyak lagi, ”kata Logo.

Dengan kegiatan seperti ini, ia berharap dapat menjalin silaturahmi antar umat, sekaligus meningkatkan rasa persaudaraan dan sekaligus merangkul masyarakat Kapel Honelama.

"Ini cara kami mencoba merangkulnya. Selama ini mungkin karena kami punya masalah atau masalah lain sehingga kami tidak datang ke gereja untuk beribadah."

Ludia menuturkan, untuk memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut, pimpinan Komunitas Basis (Kombas) di Kelurahan Honelama telah mengumumkan kepada jemaah untuk terlibat.

Khusus untuk kegiatan anjangsana, panitia bersama masyarakat sepakat untuk melakukan kunjungan cinta ke Shelter KPA yang berada di Pikhe.

“Kami akan menjenguk saudara-saudara yang dirawat di tempat penampungan di sana. Rencananya pada Minggu, 27 Desember 2020,” jelasnya.

Puncak acara natal, menurut dia, adalah 28 Desember 2020. Sedangkan perayaan misa natal tetap akan menjadi 25 Desember 2020.

“Tiga tahun terakhir ini kita belum mengadakan perayaan natal di lingkungan Honelama, dan baru tahun ini kita lakukan secara sederhana,” imbuh Ludia.

Sementara Elly Wamu, reporter (Wenewolok) Kapel Jesus Ninom Welago Honelama, mengingatkan bahwa musim Adven harus dipersiapkan untuk menyambut kedatangan Kristus yang harus diisi dengan pertobatan.

“Kita persiapkan diri agar kita mengalami kehadiran Yesus di hati kita, sehingga iman kita juga dikuatkan untuk mencintai dan melayani sesama,” ujarnya.

Elly yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Bimbingan Komunitas Katolik (Bimas) Kementerian Agama Kabupaten Jayawijaya, mengajak seluruh umat Kristiani, khususnya umat Katolik di Jayawijaya, untuk mempersiapkan diri menerima kelahiran Putra Natal sebagai penyelamat umat manusia.

“Selama musim Advent ini kami mempersiapkan diri dengan baik. Dan datang kepada-Nya untuk dilahirkan di setiap hati kita. Manusia tidak lepas dari segala kesalahan dan dosa, sehingga Sakramen Tobat sangat penting bagi kita sehingga dengan hati yang bersih menyambut kedatangan-Nya ke dunia, ”kata Wamu.

Reporter: Onoy Lokobal
Editor: Markus You

KONI Paniai Selenggarakan Pemilihan Ketua Kabupaten Pantim

PANIAI, SUARAPAPUA.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Paniai, Sabtu (21/11/2020) lalu, menggelar Musyawarah Kecamatan (Musdis) I untuk Kecamatan Paniai Timur, bertempat di balai pertemuan kantor Desa Enarotali. , Paniai. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka pemilihan pengurus KONI tingkat kabupaten.

Yanpit Nawipa, Ketua KONI Kabupaten Paniai, menjelaskan tujuan pihaknya membentuk pengurus tingkat kabupaten, tak lain untuk menghidupkan kembali kegiatan olahraga di tingkat kecamatan hingga ke desa.

“Kami melihat semua kecamatan di Paniai, terutama di desa sangat sedikit minatnya terhadap olah raga masyarakat. Jadi, untuk menumbuhkan semangat, sesuai dengan tugas kita sebagai penyelenggara pemerintahan, membentuk pengurus di tingkat kecamatan,” ujarnya dalam sambutannya. sambutan sebelum pemilihan diadakan.

Hadir pada Musdis I ini, Bupati Paniai Timur Alfred Yogi, Anggota DPRD Paniai Ham Yogi dan seluruh pengurus inti KONI Kab. Paniai.

“Nah buat kamu para pemilih, saya minta kamu pilih orang yang bisa menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya kepada pemilih.

Tujuannya, menurutnya, agar olahraga di kabupaten tertua di Kabupaten Paniai ini bisa hidup dan melahirkan banyak olahragawan muda yang bisa mewakili daerah di ajang lokal maupun nasional.

"Tapi ke depan, kalau ketua terpilih tidak menjalankan tanggung jawabnya dengan baik, saya akan pecat dan segera ganti orang lain. Tetap," ujarnya.

Bekerja untuk ketua terpilih, tegasnya, paling tidak harus melaporkan pekerjaan apa yang sudah dan akan dilakukan dalam sebulan.

“Ini supaya kita bisa tahu apa saja yang kurang dibutuhkan di lapangan untuk diselesaikan. Misalnya kalau voli atau net, mari kita turunkan. Jadi laporannya bisa seminggu, dua minggu atau sebulan sekali. . Jangan lewat dari itu, ”ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa bekerja bukan untuk mengejar uang tetapi untuk melayani. “Kerja jangan memikirkan uang, kerja dulu. Yang penting menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.

Alfred Yogi, Bupati Paniai Timur, juga menyampaikan harapannya agar kepercayaan yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab karena sangat penting untuk masa depan.

“Kerjakan dengan baik, apapun tugasnya. Menjaga kepercayaan itu penting, ingat,” ujarnya.

Atas kegiatannya sendiri pihaknya memberikan apresiasi dan menyatakan bahwa sebagai orang nomor satu di daerah, pihaknya siap mendukung segala kegiatan olahraga yang akan dilakukan KONI ke depannya.

Usai keduanya menyampaikan sambutan, dari pantauan, pemilihan umum dilakukan dengan sistem demokrasi. Hasilnya, Poli Magai terpilih sebagai ketua dan Yankeni Yogi sebagai sekretaris daerah KONI.

Poli, ketua umum terpilih, kepada suarapapua.com seusai acara, mengaku siap menjalankan tugas sesuai anjuran pimpinan.

“Saya tidak menjanjikan apakah akan bisa atau tidak, tapi sesuai kemampuan saya akan terus saya lakukan. Kepada anak muda yang telah memilih saya, saya ucapkan banyak terima kasih,” pungkasnya.

Reporter: Stevanus Yogi
Editor: Arnold Belau
Editor: Arnold Belau

Sejarah Baru, KONI Paniai Siap Bentuk Pengurus di 24 Kecamatan

ENAGOTADI, SUARAPAPUA.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, di bawah kepemimpinan Yanpit Nawipa, akan membuat sejarah baru dengan membentuk pengurus di tingkat kabupaten.

Pembentukan pengurus KONI tingkat kabupaten bertujuan untuk mengefektifkan kegiatan pembangunan olahraga demi peningkatan prestasi semua cabang olahraga (olahraga) di tingkat daerah, provinsi, daerah, dan nasional.

“Sejak beberapa waktu lalu kita sudah dalam tahap persiapan pembentukan pengurus KONI di tingkat kabupaten. Bupati akan turun ke 24 kecamatan, mengadakan rapat terbuka untuk menyeleksi dan membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten,” ujar Yanpit Nawipa kepada suarapapua.com, Senin (11/9/2020) siang.

Pemuda di masing-masing kecamatan bisa mencalonkan diri untuk dipilih secara musyawarah, setelah itu mereka menyusun kepengurusannya sehingga benar-benar berkontribusi bagi perkembangan cabang olahraga masing-masing, ”ujarnya.

Ia mengatakan, dalam kerangka itu, telah dibentuk koordinator tiap kecamatan untuk menyiapkan agenda pemilihan pengurus KONI tingkat kecamatan di seluruh kabupaten Paniai.

Pembentukan KONI tingkat kabupaten, kata dia, sangat penting untuk mencapai tujuan yang ditetapkan yaitu menghidupkan dan menyadarkan seluruh cabang olahraga di 24 kecamatan.

“Kami memprioritaskan pembentukan pengurus tingkat kabupaten dalam program kerja KONI periode 2020-2024,” tambah Yanpit.

Program ini pertama kali dilaksanakan di Paniai sejak pemekaran dari kabupaten Nabire pada tahun 1996.

Misel Gobay, Sekretaris KONI Paniai, membenarkan bahwa ini merupakan terobosan bagi manajemen baru untuk melihat kondisi dan kebutuhan saat ini dan yang akan datang.

Menurut Misel, agenda ini bertujuan untuk memaksimalkan organisasi serta merangkul para pemuda yang terlibat dalam berbagai kegiatan untuk menggali atlet muda di segala cabang olahraga.

“Di desa dan kecamatan pasti ada atlet-atlet potensial yang bisa dibina lebih lanjut untuk tampil di berbagai cabang olahraga guna mengharumkan nama kabupaten Paniai,” harapnya.

Diakuinya, pembentukan pengurus KONI kabupaten telah direspon oleh berbagai pihak, termasuk para pemuda yang menyambutnya dengan antusias.

Karena itu, ia juga yakin program awal ini akan berhasil, apalagi didukung oleh pengurus KONI Paniai yang digawangi oleh para profesional di bidangnya.

“Kerja sama semua pihak untuk mencapai tujuan positif yaitu mengembangkan olahraga di kabupaten ini tentunya sangat dibutuhkan guna meningkatkan prestasi di semua cabang olahraga,” kata Misel.

Reporter: Markus You

Rekimi FC memenangkan KNPI Dogiyai Futsal

MOWANEMANI, SUARAPAPUA.com – Pemuda Kinou Miyo atau Rekimi FC akhirnya menjuarai Youth Futsal Cup I DPD KNPI Kabupaten Dogiyai pada tahun 2020.

Rekimi FC meraih juara pertama usai menaklukkan rivalnya, Kegouda FC, Selasa (20/10/2020) sore di lapangan futsal Pasar Baru Tokapo, Mowanemani, Distrik Kamuu, Distrik Dogiyai.

Kemenangan ini disambut riang para pemain beserta ofisial dan para suporter yang langsung datang menyaksikan pertandingan final sore itu.

“Di final, kami menang 8-2 atas Kegouda FC. Terima kasih kepada semua orang atas dukungan Anda selama turnamen ini, "kata Eliaser Eria Wator, manajer Rekimi FC, usai upacara penyerahan hadiah.

“Alhamdulillah, kami menang dan mendapatkan trofi tersebut,” lanjut Yuvensius Yobee, salah satu anggota Rekimi yang bangga dengan hasil ini.

Juara pertama menjadi milik Rekimi FC, bersama Kegouda FC, juara kedua, dan juara ketiga adalah Likado FC dan Dinas Dikpora Dogiyai.

Keberhasilan turnamen futsal ini, kata Bernardo Boma selaku ketua KNPI Dogiyai, tidak terlepas dari partisipasi seluruh tim selama pertandingan kurang lebih tiga pekan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada 42 tim yang telah berlaga di turnamen futsal ini tanpa ada benturan antar tim maupun individu. Meski ada, masing-masing tim bisa merespon dengan baik. Selama pertandingan, semua klub bisa bermain dan sudah menunjukkan profesionalisme tim. tim sampai babak final, ”ujarnya.

Bernardo juga tidak melupakan panitia dan wasit yang bekerja keras tanpa lelah menyukseskan turnamen futsal hingga final terselenggara dengan baik.

“Pemuda dan masyarakat di distrik Dogiyai luar biasa. Semuanya mendukung, bekerja secara kolektif untuk menjaga keamanan dan tampil sebagai suporter yang baik selama turnamen futsal, ”kata Boma.

Pelaksanaan kegiatan ini, imbuh Boma, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah di bawah pimpinan Yakobus Dumupa dan Oskar Makai beserta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dogiyai.

“Terima kasih atas semua ini demi satu tujuan positif yaitu eksistensi pemuda di Kecamatan Dogiyai,” ujarnya.

Diketahui, turnamen futsal diikuti oleh 43 tim – dua di antaranya dari dua kabupaten tetangga – yang dipertandingkan sejak Kamis (1/10/2020) usai pembukaan resmi Bupati Yakobus Dumupa didampingi para petinggi termasuk ketua umum. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dogiyai.

Reporter: Markus You

Stadion Papua Bangkit berganti nama menjadi Lukas Enembe

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Gubernur Papua Lukas Enembe meresmikan gedung induk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Desa Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua. Stadion ini merupakan yang terbesar kedua di Indonesia, setelah stadion GBK Jakarta.

Dalam acara peresmian, Gubernur Enembe secara resmi mengganti nama stadion dari Stadion Papua Bangkit menjadi Stadion Lukas Enembe yang berlangsung pada Jumat (23/10/2020).

Pembangunan stadion ini menelan dana sekitar Rp 1,3 triliun yang berasal dari APBD. Kapasitas stadion sebanyak 40.263 penonton.

Selain peresmian stadion, Gubernur Papua juga mengganti nama bandara Sentani menjadi Bandara Internasional Dortheys Hiyo Eluay dan mengumumkan jumlah warga Papua, termasuk meresmikan sembilan venue PON 2020.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Diaspora) Provinsi Papua, Alexander Kapisa dalam sambutannya yang dibacakan secara virtual mengatakan, ada sembilan venue yang dibangun untuk PON 2020 yang akan digelar pada 2021.

Diantaranya, lapangan tembak indoor desa Harapan yang berganti nama menjadi lapangan tembak indoor Papua, naik, lapangan tembak outdoor TNI AU menjadi lapangan tembak Silas Papare.

GOR STT GIDI Papua menjadi Gedung Olahraga untuk STT GIDI Papua, Lapangan Softball Angkatan Udara dan Lapangan Baseball TNI AU menjadi Lapangan Baseball Marthen Indey dan Lapangan Manuhua Sofball. Lapangan Sofball dan Baseball Uncen menjadi Lapangan Baseball dan Sofball Agustus Kafiar, Gelanggang Voli Koya Koso menjadi Gelanggang Volleball Waaja Nene Kapoka, Lapangan Tenis Walikota Jayapura menjadi Lapangan Tenis Wonda Lambu dan Lapangan Timika Gedung Olahraga Futsal.

Acara peresmian diisi dengan berbagai atraksi budaya, lagu daerah Papua dan berbagai acara seremonial lainnya.

Di akhir kegiatan, digelar pertandingan persahabatan antara tim PON Papua dan PON Jawa Timur. Tim PON Papua memenangkan pertandingan persahabatan 4-0.

Reporter: Yanuarius Weya

Editor: Elisa Sekenyap

400 Relawan PON 2020 Terpilih Ikuti Peresmian Stadion dan Venue Lain

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Sebanyak empat ratus (400) relawan PON 2020 dilibatkan dalam acara peresmian Stadion Papua Bangkit dan beberapa kegiatan lainnya pada 23 Oktober 2020.

Demikian disampaikan Ketua Relawan PON Papua 2020 Albertho G. Wanimbo kepada wartawan usai mengangkat undian relawan yang akan dilibatkan dalam kegiatan pembukaan yang berlangsung di pantai Hamadi, Kota Jayapura, Minggu (18/10) 2020).

Wanimbo menuturkan, selain peresmian stadion, dalam acara tersebut pihaknya akan mengganti nama stadion, juga nama bandara Sentani. Termasuk meresmikan sejumlah venue PON lainnya.

“Khusus untuk relawan PON akan saya sampaikan pada tanggal 23 ada peresmian Stadion Papua Bangkit, jadi kami mengajak relawan untuk datang ke pantai Hamadi lebih awal, untuk mengikuti proses undian dengan target 400 relawan. Di mana yang mendapatkan undian bisa langsung mengulang ujian untuk bisa membantu kerja panitia PON besar di ajang tersebut, ”ujarnya.

Menurut dia, pencabutan undian dilakukan untuk memberikan keadilan bagi seluruh relawan yang sudah mencapai ribuan, karena kuota terbatas. Oleh karena itu, diharapkan partisipasi dan kedewasaan setiap relawan sangat diharapkan.

Mereka yang berasal dari Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom dapat berpartisipasi aktif.

Kita bisa dan Papua menang! Mari kita sukses bersama dalam peresmian Stadion Lukas Enembe dan bandara Theys Eluay, ”ujarnya.

Wanimbo yang juga Ketua KNPI Provinsi Papua berharap seluruh pemuda Papua dan masyarakat bisa berpartisipasi dalam acara tersebut. Namun, dia mengingatkan kita untuk memprioritaskan protokol kesehatan dengan melakukan tes.

“Para tokoh muda masyarakat dan segenap elemen, mari kita bersatu menyukseskan acara pengukuhan dan juga pelaksanaan PON pada tahun 2020 tahun 2021, namun kita tetap fokus menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, peresmian stadion dan sejumlah acara lainnya akan dilakukan secara virtual yang semula dijadwalkan pada 20 Oktober 2020, ditunda hingga 23 Oktober 2020.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda usai rapat koordinasi PB PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Desa Harapan, Kecamatan Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Pembangunan Stadion Lukas Enembe menelan dana Rp 1,4 triliun yang bersumber dari APBD Papua selama dua tahun berturut-turut.

Selain peresmian stadion, juga akan diresmikan 9 venue PON XX, Count Down 365 hari hingga XX PON 2021 di Provinsi Papua, sosialisasi persiapan PON XX, perubahan nama Bandara Sentani menjadi Bandara Theys Hiyo Eluay dan meluncurkan buku Orang Asli Papua

Reporter: Agus Pabika

Editor: Elisa Sekenyap

Uji Tuah Rudy dan Edu Resmikan Stadion Lukas Enembe

ENAGOTADI, SUARAPAPUA.com – Sejumlah tim sepak bola Papua dan Jawa Timur menorehkan prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON). Ilustrasi kesiapan kedua tim akan ditampilkan dalam laga eksibisi menandai peresmian Stadion Lukas Enembe dan sejumlah venue, Jumat (23/10/2020) pekan depan.

Pertandingan ini menarik untuk disaksikan meski pada akhirnya Polda Papua membatasi jumlah penonton. Polda Papua merujuk pada Deklarasi Kapolri terkait perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Meski baru uji coba, laga ini bisa dikatakan penuh gengsi. Selain mengukur kekuatan kedua tim sesuai dengan persiapan PON XX tahun depan, pertandingan ini ibarat uji rejeki bagi dua pelatih sepak bola dari dua generasi berbeda.

Iya, pelatih Eduard Ivakdalam bersama tim sepak bola PON Papua akan melayani tim tamu asal Jawa Timur yang dilatih oleh pelatih kawakan Rudy William Keltjes.

Rudy adalah guru Edu. Pada tahun 2003 Ruddy melatih Edu bersama para pemain Persipura Jayapura. Rudy juga memiliki catatan panjang bekerja dengan sejumlah tim besar di Indonesia.

Apakah menurut Anda siswa akan "menghormati" gurunya? Di lapangan hijau dia tidak mengetahuinya karena jelas mempertaruhkan reputasi pelatih. Bagaimanapun, ini tentang harga diri. Meski hanya laga persahabatan atau uji coba, menang sudah pasti menjadi target utama. Apalagi bermain di rumah. Di stadion yang akan dijadikan arena pembukaan PON XX tahun 2021 itu.

Bagi Rudy, tidak ada misi untuk kalah atau menang dari ajang ini. Ia memimpin timnya ke Jayapura untuk memenuhi undangan Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional Papua (PB PON) XX.

“Kami mengapresiasi ajakan tersebut, jadi kami berangkat ke Jayapura. Ya menang dan kalah itu bukan ukuran. Saya rasa ini kesempatan bagus untuk menguji kesiapan tim sepak bola Jatim,” ujarnya.

Dari Surabaya ia mendatangkan 20 pemain ke Jayapura. Rencananya, kata Rudy, mereka diberi kesempatan bermain.

"Saya ingin melihat perkembangan tim, dan khususnya masing-masing pemain kami," kata pelatih jangkung itu.

Usai pertandingan eksibisi di Jayapura, Rudy merencanakan evaluasi total. Selain itu juga akan dilaporkan ke PSSI dan KONI Jatim untuk ditindaklanjuti sebelum pelaksanaan PON XX di Tanah Papua.

Dalam kesempatan terpisah, Kenius Kogoya, Sekretaris Jenderal PB PON XX Papua, menyampaikan terima kasih kepada tim sepak bola Jawa Timur yang merespon dengan baik undangan untuk berlaga dalam pembukaan Stadion Lukas Enembe bersama dengan beberapa venue PON dan Dortheys Hiyo Eluay. Bandara, Sentani.

Undangan kami ditanggapi dengan baik begitu surat diterima, dan kemarin tim Jatim tiba di Jayapura. Kami menerimanya dengan sangat gembira, kata Kogoya, Minggu (18/10/2020).

Ia menambahkan, tim tamu sempat menginap di Wisma Atlet Mandala.

"Kami menyiapkan tempat di sana selama seminggu."

Tim sepak bola Jawa Timur tiba di Jayapura pada Sabtu (17/10/2020) kemarin, lima hari sebelum pertandingan persahabatan di Stadion Lukas Enembe. Tim dari Kota Pahlawan terdiri dari 20 pemain didampingi sembilan ofisial dan seorang pelatih.

Reporter: Markus You

Berikut 18 Pemain Tim Putri Persipura Tolikara yang Lolos Seleksi

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Pengurus dan Pengurus Tim Wanita Persipura Tolikara mengadakan pertemuan di Kabupaten Jayapura pada Sabtu (10/10/2020) malam dengan agenda membahas perkembangan tim dan pembahasan hasil seleksi. calon pemain yang sudah digelar sejak pekan lalu.

Dari siaran pers yang diterima media, Resmi Tim Wanita Persipura Tolikara mengumumkan 18 nama pemain yang lolos seleksi. Hasil tersebut dipilih dari 120 peserta yang mengikuti seleksi.

Berikut ini adalah namanya:

  1. Imelda Rollo
  2. Yunce Kogoya
  3. Kristin Awinero
  4. Martiage Gombo
  5. Mincena Baye
  6. Thesya Pagawak
  7. Nopince Gobay
  8. Glory Weya
  9. Silva Helakombo
  10. Demiana Madai
  11. Sarah Bernifu
  12. Anggi Yigibalom
  13. Rinda Weya
  14. Helda Peuki
  15. Mariana Eluay
  16. Tomina Tabuni
  17. Yolmin Kogoya
  18. Melfi Soli

Brali Weya, Kepala Pelatih Tim Wanita Persipura Tolikara, menjelaskan setiap pemain yang lolos seleksi akan dihubungi oleh official Persipura Putri untuk tahap selanjutnya.

“Kami akan hubungi apa saja yang harus mereka selesaikan, yang pasti pada hari Senin dan Selasa 12 dan 13 Oktober, 18 pemain pasti sudah bergabung karena hari Rabu kami akan mengadakan tes kesehatan. Kalau yang tidak datang pada hari Senin dan Selasa, kami kira mereka tidak mau masuk tim, ”jelasnya.

Usman G Wanimbo, Manajer Tim Wanita Persipura Tolikara, berpesan agar seluruh ofisial dan pemain tetap mematuhi protokol Covid-19 dalam seluruh proses perekrutan dan pemilihan pemain.

“Sejak hari pertama seleksi saya sudah menginstruksikan kepada para pelatih dan seluruh pejabat untuk memperhatikan protokol Covid-19,” harapnya.

Usman menambahkan, agar seluruh pemain yang sudah mumpuni mempersiapkan diri dengan serius karena akan mengikuti berbagai ajang nasional seperti Liga 1 Wanita dan berbagai kompetisi tingkat nasional.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, belum ada pengumuman resmi kapan liga putri kembali digelar, namun kami akan tetap melakukan berbagai persiapan termasuk kelengkapan para pemainnya, begitu pun liga. berguling-guling kita tidak kewalahan dan siap bertanding, ”terangnya.

Rencananya 18 pemain tersebut akan dilibatkan bersama tim inti lainnya dalam laga persahabatan melawan tim PON Putri Papua yang akan digelar pada 20 Oktober mendatang di Stadion Lukas Enembe.

“Tanggal 20 nanti rencananya kita akan sparring dengan tim putri PON, dalam peresmian stadion Lukas Enembe. Saya sudah instruksikan kepada pelatih, kalau bisa libatkan yang baru ini agar ada gambaran kekuatannya. tim kami ke depan, "kata Usman.

EDITOR

Juli 2021 PON Papua Logistics Tiba di Jayapura

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Sebanyak 2.000 peti kemas berisi kebutuhan logistik untuk PON XX dalam waktu dekat akan tiba di pelabuhan Jayapura guna mendukung suksesnya pelaksanaan PON XX pada Oktober 2021.

Wakil Ketua Panitia Besar PON Yusuf Yambe Yabdi mengatakan kepada awak media, Jumat (9/10/2020), di antara 16 lapangan PB PON yang akan disudutkan adalah lapangan lomba.

Diakuinya, koordinator lapangan pertandingan telah melakukan sub meeting dengan seluruh Technical Delegates (TD) dari semua cabang olahraga dan mencatat kebutuhan yang harus disediakan secara detail oleh PB dan Sports, sehingga menjadi pembenahan terakhir untuk persiapan menghadapi kompetisi. semua olahraga dan disiplin ilmu di semua 4 tempat cluster. POUND.

“Dengan berakhirnya rapat koordinasi logistik bidang 1 dan 3 maka kesiapan data kita 100 persen, kemudian ditingkatkan pengadaan logistik sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan masing-masing sektor dan olahraga untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PON XX, kata Yusuf Yambe Yabdi seperti diberitakan tentang Papua. .com.

Yusuf juga menambahkan, PB PON akan memastikan seluruh logistik harus dikontrak pada Januari, dan proses pengadaan pada Februari hingga Juni. Diharapkan pada bulan Juni dan Juli semua pengadaan selesai dan pengangkutan logistik akan dimulai.

“Bulan Juli tahun depan ada barang yang masuk, karena distribusi logistik dari Jakarta dan Surabaya rata-rata pengiriman satu bulan. Mulai dari bongkar muat. Karena logistiknya ribuan, kita akan kedatangan hampir 2.000 kontainer dan harus menyiapkan waktu khusus untuk logistiknya sendiri, ”ujarnya.

Selain itu, diharapkan dengan sisa waktu yang sangat sedikit, semua sektor dapat merencanakan dengan baik, sehingga dapat mengantisipasi segala kemungkinan, baik dari segi percepatan belanja, logistik, bongkar muat hingga setup logistik yang nantinya dapat dipertandingkan dengan olahraga dan layanan konsumsi dan layanan lainnya. dilakukan oleh lapangan PB PON.

Sesuai dengan jadwal pertandingan yang sudah disampaikan oleh KONI Pusat yaitu pertandingan PON dimajukan pada tanggal 2 Oktober 2021. Dengan begitu PB PON mulai bekerja mempersiapkan segala kebutuhan logistik untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan PON, "dia menyimpulkan. (*)