Category: Olahraga

Siapa? JFT Siapkan Pengganti untuk Sylvano?

WAKEITEI, SUARAPAPUA.com – Sylvano Dominique Comvalius, striker asing yang direkrut Persipura Jayapura pada pertengahan Januari lalu dikabarkan sudah hengkang. Boaz Solossa kehilangan rekannya di lini depan untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 pada 2020.

Penarikan pemain asing ini diikuti oleh Arthur Cunha da Rocha. Akankah manajemen tim Mutiara Hitam segera mendatangkan amunisi baru? Tidak terlihat. Hal ini karena pelatih Jacksen Tiago memastikan bahwa dia siap untuk memaksimalkan pemain saat ini.

Skuat Persipura untuk musim 2020 sudah cukup memadai. Ada banyak nama pemain dengan karakter menyerang. Selain Boaz, ada Marinus Wanewar, Gunansar Mandowen, Pahabol Ferry, Theo Numberi, dan Thiago Amaral.

Pemain mungil Todd Rivaldo Ferre juga bisa diandalkan untuk membantu sang penyerang, apalagi ia punya naluri mencetak gol yang luar biasa. Atau, bahkan Ian Louis Kabes, yang notabene merupakan gelandang serang, terkadang diposisikan sebagai striker.

Dari jajaran pemain ini, Jacksen nampaknya lebih memilih Marinus Wanewar. Striker jangkung asal Sarmi ini dipersiapkan secara khusus di bawah pengawasan tim kepelatihan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sylvano.

"Tidak masalah. Saya punya banyak pilihan. Tentu sesuai dengan kebutuhan tim. Semua pemain kami berkualitas bagus. Saya pasti akan mempersiapkan Marinus," ujarnya beberapa waktu lalu.

Marinus, menurut pelatih bertangan dingin asal Brasil itu, memiliki keunggulan di pertahanan tim lawan. Dengan fokus melatih dan memulihkan stamina serta rasa percaya diri, keraguan publik bisa terjawab secara maksimal di lapangan hijau.

“Marinus punya kelebihan tersendiri. Yang penting dia sedang menjalani latihan, untuk memulihkan stamina dan kepercayaan dirinya. Saya yakin, Marinus bisa berkontribusi untuk tim Persipura, ”kata Jacksen.

Ridwan Bento Madubun, asisten manajer Persipura Jayapura, menegaskan hengkangnya dua pemain asing tersebut tidak berpengaruh pada kesiapan tim Mutiara Hitam jelang berlanjutnya kompetisi musim 2020.

Menurutnya, saat ini pemain Persipura sedang fokus berlatih di lapangan Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.

Sudah hampir sebulan tim fokus ke pemusatan latihan, kata Bento.

Menurut informasi, Sylvano Comvalius mengundurkan diri dari Persipura karena dua alasan utama. Pertama, eks top skor di kompetisi Liga 1 2018 bersama Bali United itu memilih lebih dekat dengan keluarganya. Alasan kedua adalah pandemi Covid-19 yang masih merajalela di Indonesia.

Arthur Cunha mengalami nasib yang sama. Pemain pinjaman Arema Malang ini pun batal bergabung kembali dengan tim kebanggaan rakyat Papua.

Reporter: Markus You

Upacara Pembukaan dan Penutupan PON Papua Mempersembahkan Standar Asian Games

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Acara Pembukaan dan Penutupan ajang bergengsi PON XX Oktober 2021 di Papua akan disuguhkan dengan standar Asian Games Jakarta Palembang.

Ketua Pelaksana Panitia Besar PON Papua, Yunus Wonda, seperti diberitakan aroundpapua.com, mengatakan pembukaan dan penutupan PON akan menjadi standar Asian Games dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh event organizer (EO) di Indonesia untuk mempresentasikan kreativitas mereka.

“Kita ngomongin agenda PON, tapi untuk pembukaan dan penutupnya kita ingin standar seperti Asian Games. Jadi kita berikan ruang kepada semua EO dan ikut serta dalam daftar dan presentasi apa yang sudah mereka draft masing-masing,” kata Yunus Wonda. Kamis (03/09/2020).

Bahkan, para EO yang terlibat dalam pembukaan dan penutupan PON pun diminta menyuguhkan kearifan budaya dan alam Papua, termasuk melibatkan seniman Papua.

“Pastinya akan menonjolkan seniman Papua dan inilah saatnya dan saatnya mereka mengeluarkan bakat dan kreatifitasnya di tanah sendiri. Semua opening dan closing harus melibatkan anak-anak Papua,” terangnya.

Apalagi, menurut pria yang juga Wakil Ketua DPR Papua ini, banyak seniman budaya dan penyanyi Papua yang sudah go internasional.

“Banyak di tingkat Nasional, bahkan Internasional. Jadi harus melibatkan anak Papua, angkat budaya Papua, nyanyian. Ini moment mereka, karena Presiden juga minta agar budaya, alam dan segala sesuatu tentang Papua dimunculkan pada acara ini, "dia menyimpulkan. (*)

Inilah nama-nama pemain Persipura untuk Liga 1 2020

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Persipura Jayapura telah mengumumkan 24 nama pemain yang akan bermain di Liga 1 2020 bersama tim Mutiara Hitam pada Selasa (21/1/2020).

Empat dari 24 pemain adalah pemain asing dan 17 dari 24 pemain adalah pemain eksisting.

Berikut nama-nama pemainnya:

  • Boaz Solossa
  • Ricardo Salampessy
  • Ian Kabes
  • Tinus Pae
  • Dede Sulaiman
  • Bernardus Valentino Telaubun
  • M Tahir
  • Marinus Wanewar
  • Fitrul Dwi Rustapa
  • Israel Wamiau
  • Mario Fabio Londok
  • Gunansar Mandowen
  • Kevin Rumakiek
  • Evraim Awes
  • Todd Rivaldo Ferre
  • Patrick Womsiwor
  • Theofilo Numberi
  • Yohanis Ferinando Pahabol
  • Gerry Mandagi
  • Imanuel Rumbiak
  • Takuya Matsunaga (Jepang)
  • Thiago Amaral (Brasil)
  • Arthur da Cunha (Brasil)
  • Sylvano Comvalius (Belanda).

"Itu pemain-pemain yang sudah kami kontrak dan juga sudah ditambah kontrak," kata Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano didampingi manajemen dan pelatih Jackson Tiago, Selasa (21/1/20) seperti dilansir wartaplus.com.

Ke-24 pemain tersebut, kata Mano, merupakan pilihan dan rekomendasi dari pelatih kepala, Jacksen Tiago.

"Para pemain ini adalah pilihan langsung dan rekomendasi dari pelatih," ucapnya.

Skuat Persipura sendiri kemungkinan masih memiliki tambahan tambahan, setelah manajemen memilih pemain lokal Papua, sebelum menggelar TC di Malang.

Uniknya, nama dua pemain senior Persipura tidak masuk dalam daftar yang diumumkan, di antaranya Yohanis Tjoe dan Titus Bonai.

Sedangkan enam pemain Persipura sudah tidak mengenakan kostum Persipura Jayapura lagi. Mereka:

  • Sebagai contoh
  • Samassa
  • Imanuel Wanggai
  • Ronald Wanma
  • Oh In-Kyun
  • Andre Ribeiro

EDITOR

Papua Siap Laksanakan PON 2020

SENTANI, SUARAPAPUA.com—- Wakil Ketua PB PON Papua, Yohanes Walilo mengatakan Papua siap menggelar PON XX 2020.

Walilo mengatakan telah melaporkan kesiapan PON kepada presiden, saat menghadiri Rapat Terbatas dengan Presiden Jokowi di Jakarta (yang dihadiri oleh Ketua PB PON Provinsi Papua dan Wakil Gubernur Papua.

"Tidak ada lagi informasi dari luar yang mengatakan Papua belum siap, atau karena masalah keamanan, atau ditunda, itu tidak benar," katanya kepada wartawan usai rapat dengan Sub Panitia PON Kabupaten Jayapura, di sela-sela acara. Lantai dua Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Selasa (21/1/20).

Walilo menuturkan, Presiden Joko Widodo sudah menyetujui rapat terbatas, intinya Papua, menurut laporan persiapan, Papua sudah siap mengadakan PON pada Oktober 2020 nanti.

“Sisa waktu, baik PB PON maupun Kecamatan PB PON di tiga kabupaten dan kabupaten lainnya siap menyukseskan pelaksanaan PON XX Papua,” terangnya.

Terkait rapat koordinasi dengan Panitia Sub PB PON Kabupaten Jayapura, Selasa (21/01/20) yang dihadiri Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw bersama panitia lainnya di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Jayapura. , sedang mengecek kesiapan venue dan ketersediaan venue lainnya yang terkait dengan Kabupaten Jayapura. yang akan menjadi tuan rumah upacara pembukaan PON XX 2020 di bulan Oktober.

“Kabupaten Jayapura menjadi tuan rumah untuk upacara pembukaannya, sehingga akan lebih banyak koordinasi dengan PB PON untuk penyelenggaraan acara, karena itu bidang penyelenggaraan,” jelasnya.

Selain Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menambahkan, sebagai panitia pihaknya harus optimis menyambut penyelenggaraan PON XX 2020 pada Oktober 2020 mendatang.

“Oktober ini kita sambut dengan optimisme dan pasti,” kata Bupati saat memimpin rapat koordinasi.

Dikutip dari Reportasepapua.com, Gubernur Papua Lukas Enembe mengunjungi Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga untuk bertemu dengan Menteri Zainudin Amali guna membahas persiapan PON XX dan Peparnas XVI 2020 di Provinsi Papua. Rapat yang berlangsung di kantor Menpora tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum KONI, Marciano Norman.

“Persiapan PON sudah kita bahas dengan Ketua Umum KONI dan Gubernur menyampaikan bahwa Papua sangat siap melaksanakan PON. Venue akan siap pada Maret 2020 yang akan disiapkan APBD dan pada Juli venue disiapkan oleh PON. APBN akan selesai, ”kata Menpora di Jakarta, Selasa (21/01).

Terkait masalah keamanan, Zainudin Amali juga mengungkapkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait hal ini.

“Papua sama dengan provinsi lain, aman terkendali. Aparat keamanan menjamin keselamatan pelaksanaan PON,” imbuhnya.

Gubernur Papua Lukas Enembe menambahkan, PON ini sudah dinantikan masyarakat Papua. “Kami sangat siap menjadi tuan rumah. PON ini bukan sekedar olah raga melainkan tentang NKRI, tentang kehadiran seluruh atlet dari seluruh Indonesia sampai Papua untuk melihat Papua sehingga Indonesia dari Sabang sampai Merauke akan berkumpul di Papua, ”Tegas Gubernur.

Gubernur Lumas Enembe meminta awak media menyampaikan kepada masyarakat bahwa Papua siap menyambut saudara-saudara kita dari seluruh Indonesia.

Reporter: SP-CR15

Editor: Arnold Belau

Dukungan Sepak Bola Komee di Deiyai

DEIYAI, SUARAPAPUA.com – Komunitas Meeyoka (Komee), sebuah komunitas yang peduli dengan sepak bola di wilayah Meepago yang tahun lalu gencar melakukan kegiatan bola dan memotivasi para pemain muda di Nabire dan sekitarnya, kini mulai merambah ke kabupaten tetangga.

Kali ini sasarannya adalah distrik Deiyai. Komee langsung hadir di sela-sela turnamen sepak bola Bomou Cup I 2020 yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Bomou Jayapura (IKB).

Manajemen dan anggota Komee yang dipimpin oleh chairman Fredy Degei, Kamis (16/1/2020) lalu, berkesempatan menyerahkan sejumlah bola yang diharapkan bisa melengkapi kebutuhan selama turnamen berlangsung.

“Panitia pasti sudah mempersiapkan juga, tapi kami datang untuk memberikan beberapa bola agar bisa digunakan pada pertandingan ini,” ujarnya di lapangan sepak bola Bomou II, distrik Tigi, distrik Deiyai.

Nerius Adii, ketua panitia turnamen Bomou Cup I, didampingi Verminus Kotouki, koordinator pertandingan dan beberapa anggota panitia, mendapat bantuan bola langsung dari Komee.

& # 39; Terima kasih dengan bantuan bola ini. Tuhan memberkati Anda, "kata Nerius.

Baca Juga: Upaya Menggairahkan Sepak Bola di Deiyai

Ia mengaku sangat senang dengan kehadiran Komee di Bomou untuk memberikan bantuan bola, sekaligus menyampaikan kata-kata motivasi kepada panitia dan para pemain yang sedang berlaga.

“Komee memang peduli dengan sepakbola. Saya merasa hari ini luar biasa karena Komee datang dan berada di tengah-tengah kami, "katanya.

Selain bertujuan untuk menyatukan tujuh desa yang ada di kawasan Bomou dan secara umum masyarakat di distrik Deiyai, lanjut Nerius, turnamen ini digelar sebagai ajang untuk menggali bibit-bibit muda di bidang sepak bola.

"Ini kegiatan awal, dan ada tim pencarian bakat untuk memantau pemain muda. Lalu, dalam waktu dekat ada rencana untuk turnamen juga, kalau tidak salah Deiyai ​​Cup. Jadi, tim lirik pemain muda yang akan dipilih adalah Persidei Deiyai, ”jelas Adii.

Verminus Kotouki membenarkan hal ini. Menurutnya, usai turnamen ini akan ada pertandingan sepak bola yang melibatkan semua klub dari lima distrik di distrik Deiyai.

“Itu sudah dibahas dan kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Kepala Dispora dan Pengkab PSSI Deiyai,” kata Kotouki.

Aktivitas Positif, Lanjutkan!

Bagi Fredy, turnamen sepak bola di desa Bomou sangat bagus. Ia mengatakan, ini merupakan kegiatan positif yang harus diupayakan keberlanjutannya, termasuk turnamen yang sama dari organisasi lain.

Karena sangat mendukung turnamen ini, ia dan teman-temannya dari Komee bahkan sepakat untuk bisa menonton secara live sekaligus memberikan bola dan kata-kata motivasi.

Baca Juga: Komee Terus Misi Naikkan Sepak Bola Meepago

Meski tidak terlalu menjadi masalah, kata Degei, Komee berharap ada semangat bersama untuk terus menghidupkan kembali sepakbola di Deiyai ​​dan umumnya di kawasan Meepago.

“Sejak awal Komee sangat peduli dengan sepakbola di Meepago. Kami memiliki mantan pemain, beberapa masih aktif bermain sepak bola, beberapa terlibat karena kepedulian. Kita semua satu pikiran, itulah mengapa kita menjalankan misi kemanusiaan ini sampai sekarang, ”ujarnya.

Sejak dibentuk tahun lalu, lanjutnya, Komee telah menjalankan program pembagian bola gratis ke beberapa klub di Nabire, serta Dogiyai.

"Bola dibeli dengan hasil ebamukai dari dewan dan semua anggota Komee. Komunitas kami memang tra memiliki donor. Ini hanya karena rasa kepedulian terhadap sepakbola di Meeuwodide, ”ujarnya.

Baca Juga: Komee Ingin Meepago Sepak Bola Naik

Manfred Dogopia, salah satu anggota Komee menambahkan, pemberian bantuan bola sebagai bukti kepedulian masyarakat terhadap sepak bola di wilayah Meepago sudah dilakukan sejak tahun lalu di Nabire dan sekitarnya.

Karena itu, dia menegaskan, perhatian Komee akan terus berlanjut.

“Mee yoka juga bisa, kelak Meepago akan muncul tim sepak bola yang solid,” ucapnya.

Sasaran lainnya, tentunya melalui berbagi motivasi dengan para pemain muda akan muncul kesadaran untuk berjuang memutus mata rantai kehancuran generasi muda akibat penyakit sosial yang merajalela.

Selain generasi muda yang mengembangkan bakatnya dalam bermain sepak bola, juga diharapkan dapat terhindar dari segala kesenangan sesaat yang hanya mengarah pada jurang kehancuran diri dan masa depan mereka.

“Alangkah baiknya jika setiap kabupaten menggelar banyak kegiatan positif seperti turnamen sepak bola agar generasi mudanya bisa tampil, dan siapa tahu klub-klub profesional akan meliriknya. Pasti kita semua bangga,” ujar libero Persipani Paniai ini.

Reporter: Markus You

Empat Distrik Ini Tuan Rumah 37 Olahraga PON XX

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Dari sejumlah daerah di Papua yang semula direncanakan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020, hingga tahap finalisasi hanya empat kecamatan.

Suwarno, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Papua, dalam siaran pers yang diterima pada Kamis (27/2/2020) malam, menjelaskan finalisasi venue olahraga untuk masing-masing klaster ditentukan oleh Olahraga Nasional Indonesia. Panitia (KONI) melalui berbagai tahapan kesiapan pelaksanaan PON. XX.

“KONI menyelesaikan venue per cluster dengan Panitia Besar PON XX Papua 2020 di Jakarta pada Kamis, 27 Februari 2020,” kata Suwarno.

Baca juga: Jayawijaya dan Tolikara Siap Perkenalkan Produk Lokal di PON 2020

Dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi teknis, kata dia, pihaknya sudah membahas finalisasi seluruh venue olahraga untuk masing-masing cluster penyelenggara PON. Hanya saja, sejauh ini beberapa venue masih membutuhkan renovasi. Untuk itu, KONI meminta pengurus PB PON Papua segera berkoordinasi dengan Pemprov Papua dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) agar venue yang belum dibangun atau harus direnovasi bisa selesai tepat waktu. .

Pembangunan venue harus dilakukan sebelum PON dilaksanakan. Koordinasi dengan Pemprov dan Kementerian PUPR harus terus dilakukan agar venue yang belum dibangun atau direnovasi bisa segera diperhatikan dan ditindaklanjuti, ujarnya.

Soal penetapan tempat olahraga dan olahraga, kata Suwarno, sudah final. Antara lain Kabupaten Jayapura yang juga menjadi tempat pembukaan, Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Sedangkan ajang empat tahun akan memperebutkan 37 cabang olahraga.

Daftar cabang olah raga per klaster, diantaranya di Kabupaten Jayapura sebagai tempat pembukaan, Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Baca juga: Papua Siap Laksanakan PON 2020

Di Kabupaten Jayapura, cabang olahraga yang akan diselenggarakan antara lain: Sepak Bola, Rughby Seven, Renang / Renang Artistik, Polo Air, Lompat Indah, Aerobik / Senam Artistik / Senam Irama / Senam Renang, Paralayang, Hoki Luar Ruang / Hoki Dalam Ruangan, Baseball / Sotfball , Kriket, Kempo, Menembak, Panahan, Gantung dan Muaythai.

Di Kota Jayapura, cabang olahraga yang akan diadakan adalah: Angkat Besi / Angkat Besi / Binaraga, Sofbol, Voli Indoor, Bola Voli Pasar, Dayung (Canoeng, Dayung, Lomba Perahu Tradisional), Layar, Taekwondo, Karate, Gulat, Pencak Silat, Sea Diving, Sepak Takraw, Sepatu Roda, Sepak Bola Putri, Tenis, Bulutangkis, Tinju dan Renang Perairan Terbuka.

Di Kabupaten Mimika dengan sejumlah cabang olahraga antara lain: Panjat Tebing, Layang-layang Terbang, Terjun Payung, Derajat Tarung, Atletik, Biliar, Basket, Futsal, Bola Tangan, Judo, dan Aeromodeling.

Di Kabupaten Merauke: Anggar, Wushu, Sepak Bola Putri, Sepeda Motor, dan Catur.

Sementara itu, Yusuf Yambe Yabdi, Wakil Ketua Harian PB PON Papua, mengatakan hal penting yang perlu diketahui Sub PB PON di masing-masing klaster adalah rencana KONI Pusat dan PB PON Papua untuk membentuk Pokja Group (Pokja) yang mana bertugas mendampingi Sub PON di setiap cluster.

Menurutnya, Pokja terdiri dari tim Panwasrah dan Direktur Delegasi Teknis. “Pokja harus dibentuk Maret agar segera mendampingi dan mendampingi Sub PB PON di klaster. Nanti ketua tim Panwasrah akan melakukan peninjauan jika ada hal-hal yang harus menjadi catatan penting di semua tahapan,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua ini juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Sub-PB PON Kabupaten Jayapura dan di lapangan pertandingan, arena dan upacara dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi di Jakarta.

Yusuf menegaskan bahwa bidang perlombaan merupakan semangat penyelenggaraan setiap cabang olahraga PON.

“Dengan rapat koordinasi dan sinkronisasi teknis yang difasilitasi oleh KONI Pusat, kita bisa menyatukan persepsi untuk menyukseskan PON XX. Semua anak bangsa wajib mendukung dan mensukseskan PON di Tanah Papua,” harap Yusuf .

Baca juga: Bupati Awoitauw: PON 2020 Momen Bukti Papua Aman dan Damai

Papua sebagai tuan rumah PON XX terus mendapat perhatian dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Sejak awal persiapan hingga kini Presiden telah memberikan dukungan nyata kepada Pemprov Papua agar multi event empat tahunan tersebut berhasil terselenggara.

Selain PON, Papua juga menjadi tuan rumah Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI. Ini adalah acara khusus bagi penyandang disabilitas.

Dilansir dari kompas.com, bukti kepedulian Presiden Jokowi antara lain keluarnya dua Instruksi Presiden (Inpres) untuk mendukung percepatan Papua sebagai tuan rumah PON. Dengan adanya Inpres tersebut, selama ini beberapa tempat olahraga dan sarana penunjang telah dibangun dengan menggunakan APBN. Beberapa lainnya masih dalam proses pengerjaan selama beberapa bulan hingga puncak acara di bulan Oktober.

Pembukaan PON XX dipastikan berpusat di Stadion Papua Bangkit, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, 20 Oktober 2020. Keseluruhan rangkaian pertandingan dan kompetisi berlangsung selama dua pekan hingga ditutup pada 2 November 2020.

Reporter: Markus You

Persipura & # 39; Terbakar & # 39; Menghadapi Borneo FC

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Sore ini, Sabtu (7/3/2020), Persipura Jayapura akan melakoni laga kedua dalam kompetisi Shopee League 1 2020, usai menang 2-0 terlebih dahulu atas PSIS Semarang. Lawan kali ini adalah Borneo FC.

Menghadapi tim tuan rumah di Stadion Segiri Samarinda, kepala pelatih Persipura Jacksen Ferreira Tiago telah membawa semua pemainnya. Sejak Selasa lalu tim sudah sampai di Samarinda. Boaz Solossa dan kawan-kawan telah melalui sejumlah persiapan untuk laga kedua.

Informasi dari Petugas Media Persipura, tim berjuluk Mutiara Hitam, saat ini dalam kondisi baik. Tim bahkan sangat siap bertanding. Dalam & # 39; terbakar & # 39; Syaratnya, tim asal Kota Jayapura yang kini bermarkas di Stadion Klabat Manado ini berkomitmen untuk mencuri poin di kandang lawan.

“Semua pemain kami siap bersaing dengan Borneo FC. Kami berlatih di sini selama dua hari. Intinya tidak ada kendala. Tim kami dalam kondisi bagus, siap bermain, ”kata JFT dalam jumpa pers kemarin.

Sang pelatih pun tak meremehkan tim tuan rumah. Namun dia sangat yakin pasukannya akan tampil terbaik di laga kedua.

Jacksen berharap tren positif dari pertandingan perdananya bisa dipertahankan. Hal tersebut tidak terlepas dari kemajuan rangkaian persiapan di Samarinda.

Di sisi lain, Jacksen memastikan ada evaluasi beberapa hal penting dari laga perdana di Stadion Klabat Manado, Sulawesi Utara, Minggu (1/3/2020) lalu. Evaluasi lebih pada minimnya pemain di lapangan hijau dengan melihat cuplikan video pertandingan.

Tanpa merinci, dia mengakui banyak hal yang harus dibenahi skuad. Untuk itu dilakukan evaluasi. Dengan begitu, dia yakin, kekurangan atau kesalahan yang sama tidak akan terulang lusa saat berlaga di kandang Borneo FC.

Dari 29 pemain yang diboyong ke Samarinda, Jacksen mengaku dua di antaranya tidak bisa diturunkan. Fridolin Yoku dan Marinus Wanewar saat ini sedang dalam pemulihan. Fridolin mengalami cedera hamstring, dan Marinus melukai lututnya.

Menurut Jacksen, situasi tersebut tidak mempengaruhi komposisi pemain saat akan berduel dengan Borneo FC. Sebab baginya, saat ini Persipura memiliki banyak pilihan di semua posisi.

“Pemain kami di semua lini sangat mencukupi, jadi tidak ada masalah dalam menentukan komposisi skuad di lapangan. Lihat saja besok, ”ucap pelatih asal Brasil yang sudah" kenyang "di sepakbola Indonesia itu.

Muhammad Tahir, gelandang Persipura, menyatakan tujuan ke Samarinda jelas, bertanding untuk menang.

“Dari saya, sebagai tim kami siap bermain, ingin memenangkan pertandingan ya tiga poin,” tandasnya.

Sekadar diketahui, memasuki pekan kedua kompetisi Shopee Liga 1 2020, tim Mutiara Hitam berada di peringkat enam klasemen. Sementara, Tim Pesut Etam bertengger di urutan 13.

Dalam tiga tahun terakhir, Persipura hanya menang satu (1-2) saat menjamu Borneo FC. Itu tahun 2018. Di kompetisi sebelumnya dan tahun lalu, skor akhirnya imbang (1-1).

Pertandingan ini bisa disaksikan langsung di vidio.com mulai pukul 17.30 WIB.

Dua Kontes Strategi Brasil

Pertandingan ini menarik untuk disaksikan. Selain menguji ketajaman striker Boaz dan Francisco Torres, duo pelatih asal Brasil itu juga beradu strategi.

Edson Tavares, sang ahli taktik Borneo FC, bahkan sudah mengarahkan skuadnya berjuang habis-habisan untuk mengamankan tiga poin di hadapan pendukung setianya.

“Tentu besok kami harus menang atas tim tamu (Persipura),” kata Tavares, dikutip dari Bola.com.

Hal tersebut wajar saja karena tim tuan rumah pada laga pertama kehilangan poin setelah dikalahkan oleh Persija Jakarta 3-2. Tentu situasi yang sama tidak ingin dialami di kandangnya sendiri.

Hal menarik lainnya, pasukan Jacksen akan berhadapan dengan dua eks pemain Persipura musim lalu: Titus Bonai dan Emanuel Wanggai. Jacksen tidak mengomentari keberadaan keduanya saat sesi jumpa pers kemarin jelang laga sore ini.

Sebelumnya, Persipura memenangi laga pembuka atas PSIS lewat gol Boaz dan Gunansar Papua Mandowen. Dua gol dibeli di babak kedua.

Gol pertama dari Boas. Sebuah gol indah dari sang kapten di menit ke-55. Boaz dengan cerdik memanfaatkan kemelut di area pertahanan PSIS.

Gol kedua Gunansar pada menit ke-88 bertahan hingga pertandingan usai.

Reporter: Markus You

SMANKOR Papua Mempromosikan Tinju Amatir

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Sekolah Menengah Atas Negeri Berbakat Olahraga Papua (SMANKOR) kembali menggairahkan kembali olahraga tinju di Papua yang sudah belasan tahun vakum dengan menggelar kejuaraan tinju amatir pelajar se-Provinsi Papua, 5-8 Maret 2020 di Camping Ground (Buper) Waena, Kota Jayapura.

Kejuaraan SMANKOR Cup I tahun 2020 yang sukses digelar ini diikuti oleh 130 petinju putra dan putri dari 18 kabupaten / kota se Provinsi Papua dengan memperebutkan 17 kelas.

Yan Ayomi, Ketua SMANKOR Papua, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali olahraga tinju di Tanah Papua karena pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) dinilai tidak terlalu memfokuskan perkembangannya selama puluhan tahun.

“Kejuaraan tinju amatir antar pelajar di Provinsi Papua ini menjawab kenyataan bahwa selama ini Pertina Provinsi Papua hingga kabupaten dan kota sepertinya sudah melupakan olah raga ini. Tinju belum berkembang dengan baik meski dengan kehebatan manajemen dan sebagainya,” ujar Ayomi saat diwawancarai suarapapua.com di kompleks SMANKOR Papua, Buper Waena.

Ayomi menuturkan, kejuaraan ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menyalurkan bakatnya di atas ring, tentunya sebagai bagian dari upaya membina potensi atlet muda di Papua.

“Banyak sekali potensi muda, dan itu harus dibina melalui latihan dan kompetisi. Kita persiapkan atlet Papua mulai sekarang,” harapnya.

Sebagai aset penting pemerintah Papua, pihaknya menginginkan dukungan dari berbagai pihak agar SMANKOR mempersiapkan atlet di berbagai cabang olahraga, termasuk tinju.

“Pertandingan tinju ini baru pertama kali, dan tentunya ada kejuaraan regional dan kejuaraan nasional, ini kesempatan bagi para atlet muda kita. Untuk itu kita semua harus mendukungnya,” kata Ayomi.

Salah satu kerinduan Ayomi adalah Gedung Olahraga (GOR) untuk SMANKOR Papua. “Kerinduan kedua yang belum terjawab adalah punya sarana sendiri. Memang selama delapan tahun ini belum ada yang melihat dengan baik,” ujarnya.

Dikatakannya, sejak didirikan SMANKOR dipimpin oleh tiga kepala sekolah. Namun menurutnya hal tersebut belum didukung dengan fasilitas pendukung untuk perkembangan atlet muda '. bakat.

“Saya kepala sekolah keempat, salah satu pertanyaan saya mengapa tidak ada fasilitas yang mendukung olahraga tertentu? Tahun 2019 ini saya harus berjuang keras agar bisa mensponsori anak-anak mengikuti Kejuaraan Nasional di Papua Barat.” Dari 6 petinju kita bisa mendapatkan hasil bagus, yakni satu perak dan dua perunggu, ”tandasnya.

Dari hasil inilah yang memotivasinya untuk memulai kejuaraan tinju ini. Apalagi, kata Ayomi, pada 2020 ada sejumlah perlombaan.

“Kejuaraan ini kami adakan karena dukungan sponsor, kemudian niat dari pihak lain datang untuk memberikan masukan yang positif kepada saya selaku kepala sekolah untuk melakukan sesuatu untuk memajukan tinju dan olahraga lainnya.”

Ayomi berharap dari kejuaraan tinju amatir pelajar ini akan muncul atlet tinju bertalenta yang nantinya diproyeksikan akan membela Papua pada PON XXI tahun 2024 di Sumatera Utara dan Aceh. Selain itu, pada event nasional lainnya terdapat perwakilan dari provinsi Papua.

Mengenai kendala lain yang dihadapinya, Ayomi mengaku tidak terlalu berat karena didukung oleh para orang tua yang selalu mendukung kegiatan di sekolah.

Di tempat yang sama, Rafael Dimara, salah satu eks petinju ringan Papua, mengatakan sudah lebih dari dua dekade tanpa proses pembinaan bagi atlet yunior. Menurut dia, hal tersebut merupakan kerugian bagi Papua yang dulunya dikenal sebagai gudang petinju di tingkat nasional.

Sebut saja nama-nama petinju Papua yang disegani di tingkat nasional dan dunia, antara lain Beny Maniani, Charles Yerisetouw, Carol Renwarin, Menase Bonsapia, Lodwick Akwan, Theo Karubaba, Sepi Karubaba, dan lainnya.

“Kami dulu menang dengan petinju potensial. Sekarang sudah redup. Mengapa demikian? Entahlah, saya sangat bersyukur dengan kejuaraan tinju amatir ini karena bisa menjadi ajang mencari bibit-bibit pendukung tinju untuk provinsi Papua, ”kata Dimara.

Pengurus salah satu sekolah yang tampil pada kejuaraan tinju amatir siswa ini berharap ada kontinuitas sehingga potensi petinju junior bisa dipoles melalui ajang berjenjang.

“Ajang seperti ini bisa digelar lagi nanti. Semoga ada perhatian dari pemerintah untuk banyak menggelar kejuaraan tinju agar bibit-bibit baru bisa dimunculkan agar ke depannya bisa dibina dan menjadi atlet tinju yang baik,” tandasnya.

Rafael menilai hal ini sangat penting agar pengalaman saat ini tidak terulang kembali di kemudian hari.

“Di PON XIX Jabar 2016 ini atlet kontrak dari luar Papua. Berlanjut lagi di PON XX 2020, atlet didatangkan dari Maluku dan Ternate. Yang dari Papua bisa dihitung, hanya sedikit,” imbuhnya menyayangkan.

Kekosongan pertandingan tinju di Papua juga dibenarkan oleh Alfred Kayoi, panitia Pertina Pusat untuk juri dan wasit. Menurutnya, hal tersebut harus ditanggapi dengan serius untuk mengembalikan kejayaan petinju asal Tanah Papua di masa lalu.

“Papua adalah saat yang tepat untuk menghidupkan kembali tinju,” harap Alfred.

Reporter: Hendrik Rewapatara
Editor: Markus You

Pian Asso Harurkan Yahukimo di Ring SMANKOR Cup I

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Pian Asso, petinju muda asal Kabupaten Yahukimo berhasil meraih medali perunggu pada kejuaraan tinju amatir pelajar di Provinsi Papua untuk memperebutkan trofi Sekolah Menengah Berbakat Olahraga Papua (SMANKOR) 2020.

Tak hanya itu, Pian Asso juga dinobatkan sebagai petinju remaja favorit. Ia bahkan membawa pulang uang pembinaan dari acara yang digelar di SMANKOR Papua, Bumi Perkemahan Waena (Buper), Kota Jayapura, 5-8 Maret 2020.

Prestasi ini membuat bangga Eneas Asso, asisten pelatih tinju yang mendampingi Pian Asso berlatih di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo.

Diakui Eneas, materi pelatihan baru diberikan kepada Pian sebulan sebelum mengikuti SMANKOR Cup I di Jayapura. Meski persiapannya belum maksimal, ia sangat bersyukur atas hasil menggembirakan yang telah diraih para petinju miliknya.

“Saya bangga dengan hasil ini karena kami berada di Dekai selama sebulan pelatihan hanya di tempat sederhana. Saya sebatas memberikan materi dasar,” ujarnya kepada suarapapua.com, Kamis (12/3/2020).

Baca juga: SMANKOR Papua Promosikan Tinju Amatir

Menurut Eneas, Pian berkesempatan tampil di acara ini dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yahukimo. “Kami mendapat undangan dari Jayapura, dan dengan bantuan pemerintah daerah kami langsung turun dan mengikuti lomba. Hasilnya cukup memuaskan.”

Setelah itu, tambah Eneas, pada Mei Pian Asso berangkat ke Jayapura karena dipanggil tim Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Papua. Ini karena Pian mendapat gelar petinju remaja favorit.

“Usai penyerahan bingkisan, tim PPLP menyampaikan bahwa kita diundang ke Jayapura pada Mei 2020. Jadi, kado ini kita bawa pulang dan serahkan ke Pemkab secara terbuka, karena selama ini saya juga memberikan pelatihan secara terbuka,” kata Eneas.

Baca Juga: Empat Distrik Ini Tuan Rumah 37 Olahraga PON XX

Ia menjelaskan, sebagai asisten pelatih setelah pelatih kepala meninggal dunia, pelatihan dilakukan di tempat terbuka, tepatnya di kantor bupati lama.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah, dan harapan kami semoga bantuan dana kedepan terus ditingkatkan, karena atlet bisa mengharumkan nama kabupaten ini. Mengharumkan nama kabupaten tidaklah mudah karena harus mempertaruhkan hidup dan mati Anda di ring tinju, ”katanya.

Baca juga: Papua Siap Laksanakan PON 2020

Sementara itu, Amsal Siep, mantan petinju yang terpilih menjadi anggota DPRD Yahukimo dan menunggu pelantikannya, mengungkapkan rasa bangganya atas hasil yang dihadirkan Pian Asso pada ajang SMANKOR Cup I.

“Saya juga bangga, tapi juga masukan bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong para atlet dari Yahukimo khususnya tinju agar dilatih dan dikirim bertanding nanti. Melalui itu nama Yahukimo akan lebih dikenal,” kata Amsal.

Amsal berjanji akan melirik potensi muda berbagai cabang olahraga di Kabupaten Yahukimo. “Setelah DPRD dilantik, saya akan angkat bicara untuk perkembangan olahraga di Yahukimo,” kata pria asal Kecamatan Mugi ini.

Baca juga: Di Kapal Feri Pelatihan Pahabol, Pemerintah Kabupaten Yahukimo akan bangun stadion

Pian Asso menyampaikan bahwa hasil dari ajang ini memacu semangatnya untuk terus berlatih menjadi petinju.

Para siswa SMA di Dekai juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih, Pemerintah Kabupaten Yahukimo beserta keluarga dan teman-teman yang selalu mendukung mereka selama latihan dan di ring tinju.

“Hasil ini bukan hanya bagus buat saya, tapi karena restu Tuhan Yesus selalu menyertai saya selama ini. Dan saya juga berterima kasih kepada Kak Eneas Asso yang telah setia melatih saya,” kata Pian.

Reporter: Ardi Bayage
Editor: Markus You

Liga 1 dan Liga 2 Resmi Dihentikan karena Covid-19

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Kompetisi sepak bola profesional Indonesia yaitu Liga 1 dan Liga 2 2020 resmi diberhentikan sementara mulai Senin (16/3/2020). Ini terkait penyebaran wabah virus Corona yang dirasa cukup mengkhawatirkan, terutama di Indonesia belakangan.

Dikutip media ini dari laman suara.com, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, mengatakan, kegiatan olahraga yang menghadirkan massa dalam jumlah besar memang jadi perhatian tersendiri. Perkembangan virus Corona yang semakin luas membuat PSSI mengambil sikap menghentikan sementara kompetisi.

“Perkembangan waktu demi waktu kita pantau, dan rupanya perkembangan virus Corona ini semakin luas dan dibutuhkan waspada yang tinggi. Khususnya (untuk) kegiatan olahraga termasuk sepak bola,” kata Zainudin Amali di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (14/3/2020).

“Tadi Ketua Umum (PSSI Mochamad Iriawan) dan pengurus lainnya menyampaikan ke saya sebagai Menteri Olahraga tentang situasi kondisi sekarang. Saya berikan informasi ke PSSI, sehingga itu menjadi bahan diskusi kita antara saya dengan PSSI, khususnya tentang kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang saat ini sedang berlangsung,” jelasnya.

Baca Juga: Menteri Perhubungan Indonesia Positif Covid-19

“Juga konsisten (dengan) keputusan rapat di kantor Kemenpora kemarin, (di mana) kebijakan berlangsungnya kompetisi di cabor-cabor diserahkan ke induk (organisasi) masing-masing,” tambah Menpora.

Terkait kebijakan Menpora tersebut, Ketum PSSI M Iriawan pun mengambil sikap untuk sementara menghentikan kompetisi. Kebetulan Liga 1 2020 memang sudah dijadwalkan ada libur setelah pekan ketiga selama dua pekan.

Libur tersebut sejatinya disiapkan untuk agenda FIFA matchday, terutama terkait Timnas Indonesia yang akan berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Namun, ajang itu sendiri pun sudah ditunda oleh AFC karena imbas virus Corona.

Sementara untuk Liga 2, PSSI juga memutuskan menghentikannya sementara, meski kompetisi kasta kedua di Indonesia itu baru dibuka hari ini, Sabtu (14/3/2020), di Balikpapan.

“Kami sudah diskusi dengan Menpora. Hasil diskusi, disepakati Liga 1 memang harus berhenti dan memang sudah off. Tadi kita diskusi tentang Liga 2. PT LIB (Liga Indonesia Baru) sudah sampaikan ke grup WA kalau Liga 2 besok berakhir, dan hari Senin tidak ada pertandingan Liga 1 dan Liga 2,” ujar Iriawan.

Terkait sampai kapan ditundanya, Iriawan mengaku masih belum bisa menjawab. Pihaknya akan melihat perkembangan terbaru dalam dua minggu ke depan.

“Liga 1 dan Liga 2 besok terakhir. Waktunya sampai kapan? Kita tentukan dua minggu ke depan, sampai (ada) perkembangan Corona dan kabar dari pemerintah,” pungkasnya.

Source: suara.com