Category: Papua

Sejarah Baru, KONI Paniai Siap Bentuk Pengurus di 24 Kecamatan

ENAGOTADI, SUARAPAPUA.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, di bawah kepemimpinan Yanpit Nawipa, akan membuat sejarah baru dengan membentuk pengurus di tingkat kabupaten.

Pembentukan pengurus KONI tingkat kabupaten bertujuan untuk mengefektifkan kegiatan pembangunan olahraga demi peningkatan prestasi semua cabang olahraga (olahraga) di tingkat daerah, provinsi, daerah, dan nasional.

“Sejak beberapa waktu lalu kita sudah dalam tahap persiapan pembentukan pengurus KONI di tingkat kabupaten. Bupati akan turun ke 24 kecamatan, mengadakan rapat terbuka untuk menyeleksi dan membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten,” ujar Yanpit Nawipa kepada suarapapua.com, Senin (11/9/2020) siang.

Pemuda di masing-masing kecamatan bisa mencalonkan diri untuk dipilih secara musyawarah, setelah itu mereka menyusun kepengurusannya sehingga benar-benar berkontribusi bagi perkembangan cabang olahraga masing-masing, ”ujarnya.

Ia mengatakan, dalam kerangka itu, telah dibentuk koordinator tiap kecamatan untuk menyiapkan agenda pemilihan pengurus KONI tingkat kecamatan di seluruh kabupaten Paniai.

Pembentukan KONI tingkat kabupaten, kata dia, sangat penting untuk mencapai tujuan yang ditetapkan yaitu menghidupkan dan menyadarkan seluruh cabang olahraga di 24 kecamatan.

“Kami memprioritaskan pembentukan pengurus tingkat kabupaten dalam program kerja KONI periode 2020-2024,” tambah Yanpit.

Program ini pertama kali dilaksanakan di Paniai sejak pemekaran dari kabupaten Nabire pada tahun 1996.

Misel Gobay, Sekretaris KONI Paniai, membenarkan bahwa ini merupakan terobosan bagi manajemen baru untuk melihat kondisi dan kebutuhan saat ini dan yang akan datang.

Menurut Misel, agenda ini bertujuan untuk memaksimalkan organisasi serta merangkul para pemuda yang terlibat dalam berbagai kegiatan untuk menggali atlet muda di segala cabang olahraga.

“Di desa dan kecamatan pasti ada atlet-atlet potensial yang bisa dibina lebih lanjut untuk tampil di berbagai cabang olahraga guna mengharumkan nama kabupaten Paniai,” harapnya.

Diakuinya, pembentukan pengurus KONI kabupaten telah direspon oleh berbagai pihak, termasuk para pemuda yang menyambutnya dengan antusias.

Karena itu, ia juga yakin program awal ini akan berhasil, apalagi didukung oleh pengurus KONI Paniai yang digawangi oleh para profesional di bidangnya.

“Kerja sama semua pihak untuk mencapai tujuan positif yaitu mengembangkan olahraga di kabupaten ini tentunya sangat dibutuhkan guna meningkatkan prestasi di semua cabang olahraga,” kata Misel.

Reporter: Markus You

Berikut 18 Pemain Tim Putri Persipura Tolikara yang Lolos Seleksi

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Pengurus dan Pengurus Tim Wanita Persipura Tolikara mengadakan pertemuan di Kabupaten Jayapura pada Sabtu (10/10/2020) malam dengan agenda membahas perkembangan tim dan pembahasan hasil seleksi. calon pemain yang sudah digelar sejak pekan lalu.

Dari siaran pers yang diterima media, Resmi Tim Wanita Persipura Tolikara mengumumkan 18 nama pemain yang lolos seleksi. Hasil tersebut dipilih dari 120 peserta yang mengikuti seleksi.

Berikut ini adalah namanya:

  1. Imelda Rollo
  2. Yunce Kogoya
  3. Kristin Awinero
  4. Martiage Gombo
  5. Mincena Baye
  6. Thesya Pagawak
  7. Nopince Gobay
  8. Glory Weya
  9. Silva Helakombo
  10. Demiana Madai
  11. Sarah Bernifu
  12. Anggi Yigibalom
  13. Rinda Weya
  14. Helda Peuki
  15. Mariana Eluay
  16. Tomina Tabuni
  17. Yolmin Kogoya
  18. Melfi Soli

Brali Weya, Kepala Pelatih Tim Wanita Persipura Tolikara, menjelaskan setiap pemain yang lolos seleksi akan dihubungi oleh official Persipura Putri untuk tahap selanjutnya.

“Kami akan hubungi apa saja yang harus mereka selesaikan, yang pasti pada hari Senin dan Selasa 12 dan 13 Oktober, 18 pemain pasti sudah bergabung karena hari Rabu kami akan mengadakan tes kesehatan. Kalau yang tidak datang pada hari Senin dan Selasa, kami kira mereka tidak mau masuk tim, ”jelasnya.

Usman G Wanimbo, Manajer Tim Wanita Persipura Tolikara, berpesan agar seluruh ofisial dan pemain tetap mematuhi protokol Covid-19 dalam seluruh proses perekrutan dan pemilihan pemain.

“Sejak hari pertama seleksi saya sudah menginstruksikan kepada para pelatih dan seluruh pejabat untuk memperhatikan protokol Covid-19,” harapnya.

Usman menambahkan, agar seluruh pemain yang sudah mumpuni mempersiapkan diri dengan serius karena akan mengikuti berbagai ajang nasional seperti Liga 1 Wanita dan berbagai kompetisi tingkat nasional.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, belum ada pengumuman resmi kapan liga putri kembali digelar, namun kami akan tetap melakukan berbagai persiapan termasuk kelengkapan para pemainnya, begitu pun liga. berguling-guling kita tidak kewalahan dan siap bertanding, ”terangnya.

Rencananya 18 pemain tersebut akan dilibatkan bersama tim inti lainnya dalam laga persahabatan melawan tim PON Putri Papua yang akan digelar pada 20 Oktober mendatang di Stadion Lukas Enembe.

“Tanggal 20 nanti rencananya kita akan sparring dengan tim putri PON, dalam peresmian stadion Lukas Enembe. Saya sudah instruksikan kepada pelatih, kalau bisa libatkan yang baru ini agar ada gambaran kekuatannya. tim kami ke depan, "kata Usman.

EDITOR

Menyambut Sumpah Pemuda, KNPI Wilayah Laapago Akan Gelar Debat dan Lomba

WAMENA, SUARAPAPUA.com – Ketua Panitia Hari Sumpah Pemuda Wilayah Laapago, Yustinus Asso mengatakan, dalam rangka mewujudkan persatuan pemuda di Wilayah Laapago, KNPI beberapa kabupaten dataran tinggi Papua akan menggelar sejumlah perlombaan.

Diantaranya adalah lomba debat antar perguruan tinggi, lomba puisi tingkat SMP dan SMA serta lomba futsal, voli dan basket.

“Kegiatan ini kami ambil dari seluruh KNPI Kabupaten Wilaya Laapago, dan saya selaku Ketua KNPI Kabupaten Jayawijaya sebagai ketua panitia. Ketua KNPI Lanny Jaya sebagai sekretaris panitia, Ketua KNPI Tolikara sebagai bendahara dan lainnya sebagai wakil ketua, koordinator kegiatan , ”jelas Asso kepada suarapapua.com di Wamena, Jumat (18/9/2020).

Asso menuturkan, kegiatan lomba ini dilakukan sebagai salah satu bentuk pembentukan karakter bagi pemuda dan lainnya, khususnya bagi wilayah Laapago. Kegiatan sumpah pemuda sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2020 di Gedung Otonomi Wamena.

Waktu pendaftaran lomba belum dibuka, karena dalam situasi Covid-19. Pihaknya akan membangun koordinasi dengan pemerintah terlebih dahulu.

“Selama ini kami jujur, KNPI tidak ada dana, jadi kami akan koordinasi dengan pemerintah daerah, dalam hal ini instansi terkait. Ada dana KNPI atau tidak. Kalau ada serahkan kepada kami agar bisa kita rayakan. Hari Sumpah Pemuda, "katanya.

Sekretaris Panitia Hari Sumpah Pemuda yang juga Ketua KNPI Lanny Jaya Aman Kogoya mengatakan, apapun yang dibicarakan ketua panitia adalah kesepakatan dan komitmen bersama.

“Papan nama sekretariat sudah dipasang dan kami masih aktif di sekretariat. Jadi informasi terkait kegiatan temu pemuda yang akan berkembang ke depan tetap dicek ke sekretariat,” kata Anam Kogoya.

Reporter: Onoy Lokobal

Editor: Elisa Sekenyap

20 Oktober 2020 Stadion Papua Bangkit resmi berganti nama

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Stadion Papua Bangkit yang terletak di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, dipastikan berganti nama pada 20 Oktober 2020, bertepatan dengan peresmian seluruh venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021.

Nama baru stadion kebanggaan masyarakat Bumi Cenderawasih adalah Lukas Enembe yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Provinsi Papua.

Penunjukan Lukas Enembe sebagai nama stadion merupakan apresiasi dan penghormatan kepada pemimpin dua periode Bumi Cenderawasih, atas keberhasilannya mengantarkan Provinsi Papua menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON XX 2021.

“Kami sudah bertemu dengan gubernur dan seluruh OPD, dan disepakati peresmian perubahan nama Stadion Papua Bangkit menjadi Stadion Lukas Enembe pada 20 Oktober 2020”.

"Dalam kegiatan ini, Gubernur juga akan meresmikan penggunaan seluruh venue PON yang sudah 100 persen rampung," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Disorda) Papua Alexander Kapisa, di Jayapura, Rabu (16/9/2020). ).

Menurut Alex, saat ini Pemprov Papua tinggal menunggu legal opinion terkait regulasi terkait usulan perubahan nama Stadion Papua Bangkit menjadi Stadion Lukas Enembe, melalui Peraturan Daerah (Perda).

Peraturan ini sudah diajukan ke Menteri Dalam Negeri, sehingga saat nomor registrasi diterbitkan, perubahan nama stadion bisa diproses.

Intinya kita optimis sebelum 20 Oktober nanti proses administrasi perubahan nama Stadion Papua Bangkit sudah pasti selesai. Dan kenapa kita memilih tanggal peresmian 20 Oktober 2020, karena semula ditetapkan sebagai pembukaan. hari PON XX 2020 ”.

“Namun dengan penundaan penyelenggaraan PON 2021, tahun ini kita ambil momentum gubernur untuk meresmikan perubahan nama stadion dan seluruh venue yang sudah dikerjakan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Papua Lukas Enembe membenarkan akan hadir untuk meresmikan seluruh venue PON yang sudah diselesaikan pihak ketiga, serta perubahan nama Stadion Papua Bangkit.

Sumber: papua.co.id

Upacara Pembukaan dan Penutupan PON Papua Mempersembahkan Standar Asian Games

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Acara Pembukaan dan Penutupan ajang bergengsi PON XX Oktober 2021 di Papua akan disuguhkan dengan standar Asian Games Jakarta Palembang.

Ketua Pelaksana Panitia Besar PON Papua, Yunus Wonda, seperti diberitakan aroundpapua.com, mengatakan pembukaan dan penutupan PON akan menjadi standar Asian Games dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh event organizer (EO) di Indonesia untuk mempresentasikan kreativitas mereka.

“Kita ngomongin agenda PON, tapi untuk pembukaan dan penutupnya kita ingin standar seperti Asian Games. Jadi kita berikan ruang kepada semua EO dan ikut serta dalam daftar dan presentasi apa yang sudah mereka draft masing-masing,” kata Yunus Wonda. Kamis (03/09/2020).

Bahkan, para EO yang terlibat dalam pembukaan dan penutupan PON pun diminta menyuguhkan kearifan budaya dan alam Papua, termasuk melibatkan seniman Papua.

“Pastinya akan menonjolkan seniman Papua dan inilah saatnya dan saatnya mereka mengeluarkan bakat dan kreatifitasnya di tanah sendiri. Semua opening dan closing harus melibatkan anak-anak Papua,” terangnya.

Apalagi, menurut pria yang juga Wakil Ketua DPR Papua ini, banyak seniman budaya dan penyanyi Papua yang sudah go internasional.

“Banyak di tingkat Nasional, bahkan Internasional. Jadi harus melibatkan anak Papua, angkat budaya Papua, nyanyian. Ini moment mereka, karena Presiden juga minta agar budaya, alam dan segala sesuatu tentang Papua dimunculkan pada acara ini, "dia menyimpulkan. (*)

Inilah nama-nama pemain Persipura untuk Liga 1 2020

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Persipura Jayapura telah mengumumkan 24 nama pemain yang akan bermain di Liga 1 2020 bersama tim Mutiara Hitam pada Selasa (21/1/2020).

Empat dari 24 pemain adalah pemain asing dan 17 dari 24 pemain adalah pemain eksisting.

Berikut nama-nama pemainnya:

  • Boaz Solossa
  • Ricardo Salampessy
  • Ian Kabes
  • Tinus Pae
  • Dede Sulaiman
  • Bernardus Valentino Telaubun
  • M Tahir
  • Marinus Wanewar
  • Fitrul Dwi Rustapa
  • Israel Wamiau
  • Mario Fabio Londok
  • Gunansar Mandowen
  • Kevin Rumakiek
  • Evraim Awes
  • Todd Rivaldo Ferre
  • Patrick Womsiwor
  • Theofilo Numberi
  • Yohanis Ferinando Pahabol
  • Gerry Mandagi
  • Imanuel Rumbiak
  • Takuya Matsunaga (Jepang)
  • Thiago Amaral (Brasil)
  • Arthur da Cunha (Brasil)
  • Sylvano Comvalius (Belanda).

"Itu pemain-pemain yang sudah kami kontrak dan juga sudah ditambah kontrak," kata Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano didampingi manajemen dan pelatih Jackson Tiago, Selasa (21/1/20) seperti dilansir wartaplus.com.

Ke-24 pemain tersebut, kata Mano, merupakan pilihan dan rekomendasi dari pelatih kepala, Jacksen Tiago.

"Para pemain ini adalah pilihan langsung dan rekomendasi dari pelatih," ucapnya.

Skuat Persipura sendiri kemungkinan masih memiliki tambahan tambahan, setelah manajemen memilih pemain lokal Papua, sebelum menggelar TC di Malang.

Uniknya, nama dua pemain senior Persipura tidak masuk dalam daftar yang diumumkan, di antaranya Yohanis Tjoe dan Titus Bonai.

Sedangkan enam pemain Persipura sudah tidak mengenakan kostum Persipura Jayapura lagi. Mereka:

  • Sebagai contoh
  • Samassa
  • Imanuel Wanggai
  • Ronald Wanma
  • Oh In-Kyun
  • Andre Ribeiro

EDITOR

Papua Siap Laksanakan PON 2020

SENTANI, SUARAPAPUA.com—- Wakil Ketua PB PON Papua, Yohanes Walilo mengatakan Papua siap menggelar PON XX 2020.

Walilo mengatakan telah melaporkan kesiapan PON kepada presiden, saat menghadiri Rapat Terbatas dengan Presiden Jokowi di Jakarta (yang dihadiri oleh Ketua PB PON Provinsi Papua dan Wakil Gubernur Papua.

"Tidak ada lagi informasi dari luar yang mengatakan Papua belum siap, atau karena masalah keamanan, atau ditunda, itu tidak benar," katanya kepada wartawan usai rapat dengan Sub Panitia PON Kabupaten Jayapura, di sela-sela acara. Lantai dua Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Selasa (21/1/20).

Walilo menuturkan, Presiden Joko Widodo sudah menyetujui rapat terbatas, intinya Papua, menurut laporan persiapan, Papua sudah siap mengadakan PON pada Oktober 2020 nanti.

“Sisa waktu, baik PB PON maupun Kecamatan PB PON di tiga kabupaten dan kabupaten lainnya siap menyukseskan pelaksanaan PON XX Papua,” terangnya.

Terkait rapat koordinasi dengan Panitia Sub PB PON Kabupaten Jayapura, Selasa (21/01/20) yang dihadiri Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw bersama panitia lainnya di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Jayapura. , sedang mengecek kesiapan venue dan ketersediaan venue lainnya yang terkait dengan Kabupaten Jayapura. yang akan menjadi tuan rumah upacara pembukaan PON XX 2020 di bulan Oktober.

“Kabupaten Jayapura menjadi tuan rumah untuk upacara pembukaannya, sehingga akan lebih banyak koordinasi dengan PB PON untuk penyelenggaraan acara, karena itu bidang penyelenggaraan,” jelasnya.

Selain Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menambahkan, sebagai panitia pihaknya harus optimis menyambut penyelenggaraan PON XX 2020 pada Oktober 2020 mendatang.

“Oktober ini kita sambut dengan optimisme dan pasti,” kata Bupati saat memimpin rapat koordinasi.

Dikutip dari Reportasepapua.com, Gubernur Papua Lukas Enembe mengunjungi Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga untuk bertemu dengan Menteri Zainudin Amali guna membahas persiapan PON XX dan Peparnas XVI 2020 di Provinsi Papua. Rapat yang berlangsung di kantor Menpora tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum KONI, Marciano Norman.

“Persiapan PON sudah kita bahas dengan Ketua Umum KONI dan Gubernur menyampaikan bahwa Papua sangat siap melaksanakan PON. Venue akan siap pada Maret 2020 yang akan disiapkan APBD dan pada Juli venue disiapkan oleh PON. APBN akan selesai, ”kata Menpora di Jakarta, Selasa (21/01).

Terkait masalah keamanan, Zainudin Amali juga mengungkapkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait hal ini.

“Papua sama dengan provinsi lain, aman terkendali. Aparat keamanan menjamin keselamatan pelaksanaan PON,” imbuhnya.

Gubernur Papua Lukas Enembe menambahkan, PON ini sudah dinantikan masyarakat Papua. “Kami sangat siap menjadi tuan rumah. PON ini bukan sekedar olah raga melainkan tentang NKRI, tentang kehadiran seluruh atlet dari seluruh Indonesia sampai Papua untuk melihat Papua sehingga Indonesia dari Sabang sampai Merauke akan berkumpul di Papua, ”Tegas Gubernur.

Gubernur Lumas Enembe meminta awak media menyampaikan kepada masyarakat bahwa Papua siap menyambut saudara-saudara kita dari seluruh Indonesia.

Reporter: SP-CR15

Editor: Arnold Belau

Jokowi Resmi Tunda PON XX di Papua

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo resmi menunda penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX yang semula direncanakan pada 20 Oktober – 2 November 2020, diundur hingga Oktober 2021.

Keputusan tersebut ditegaskan Presiden Jokowi melalui video conference dengan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, dan jajaran Kementerian terkait, Rabu (23/4) sore kemarin.

Kondisi virus corona (COVID-19) di Tanah Air yang terus meningkat hingga saat ini membuat Presiden Jokowi, Pemerintah Papua sepakat untuk menunda penyelenggaraan acara olahraga empat tahunan tersebut.

“Setelah mendengar informasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga serta Pemerintah Papua, PON akan kami tunda sampai 2021. Anggaran akan menyesuaikan semuanya, dan kami berharap pada saat diadakan 2021 posisinya sudah sangat siap,” kata Jokowi dalam keterangannya. konferensi video seperti dilansir ceposonline.com.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengapresiasi keputusan Presiden terkait pelaksanaan PON di Papua.

“Kami di Provinsi Papua menerima dengan baik bahwa PON akan dilaksanakan pada Oktober 2021. Kami juga melaporkan bahwa penanganan Covid-19 di Papua cukup signifikan. Memang dampak dari Covid ini berdampak pada persiapan PON di Papua dan tempat penyelenggaraannya. persiapan sudah 100 persen dan lainnya tetap di lapangan. lintasan, ”jelasnya.

Sementara itu, Menpora, Zainudin Amali menambahkan, pandemi Covid-19 berdampak besar pada pengiriman perlengkapan korek api dan uang pendukung yang didatangkan dari luar negeri. Dimana beberapa negara masih menutup akses udara dan laut.

Selain itu, beberapa kontingen juga sudah memberhentikan atletnya dari Pelatda, dan melakukan latihan mandiri. Sehingga prestasi PON menuju prestasi nasional tentunya tidak maksimal, ”ujarnya.

Soal jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan, tetap mengacu pada Keputusan Gubernur Papua dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga.