Tag: Ini

Empat Distrik Ini Tuan Rumah 37 Olahraga PON XX

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Dari sejumlah daerah di Papua yang semula direncanakan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020, hingga tahap finalisasi hanya empat kecamatan.

Suwarno, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Papua, dalam siaran pers yang diterima pada Kamis (27/2/2020) malam, menjelaskan finalisasi venue olahraga untuk masing-masing klaster ditentukan oleh Olahraga Nasional Indonesia. Panitia (KONI) melalui berbagai tahapan kesiapan pelaksanaan PON. XX.

“KONI menyelesaikan venue per cluster dengan Panitia Besar PON XX Papua 2020 di Jakarta pada Kamis, 27 Februari 2020,” kata Suwarno.

Baca juga: Jayawijaya dan Tolikara Siap Perkenalkan Produk Lokal di PON 2020

Dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi teknis, kata dia, pihaknya sudah membahas finalisasi seluruh venue olahraga untuk masing-masing cluster penyelenggara PON. Hanya saja, sejauh ini beberapa venue masih membutuhkan renovasi. Untuk itu, KONI meminta pengurus PB PON Papua segera berkoordinasi dengan Pemprov Papua dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) agar venue yang belum dibangun atau harus direnovasi bisa selesai tepat waktu. .

Pembangunan venue harus dilakukan sebelum PON dilaksanakan. Koordinasi dengan Pemprov dan Kementerian PUPR harus terus dilakukan agar venue yang belum dibangun atau direnovasi bisa segera diperhatikan dan ditindaklanjuti, ujarnya.

Soal penetapan tempat olahraga dan olahraga, kata Suwarno, sudah final. Antara lain Kabupaten Jayapura yang juga menjadi tempat pembukaan, Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Sedangkan ajang empat tahun akan memperebutkan 37 cabang olahraga.

Daftar cabang olah raga per klaster, diantaranya di Kabupaten Jayapura sebagai tempat pembukaan, Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Baca juga: Papua Siap Laksanakan PON 2020

Di Kabupaten Jayapura, cabang olahraga yang akan diselenggarakan antara lain: Sepak Bola, Rughby Seven, Renang / Renang Artistik, Polo Air, Lompat Indah, Aerobik / Senam Artistik / Senam Irama / Senam Renang, Paralayang, Hoki Luar Ruang / Hoki Dalam Ruangan, Baseball / Sotfball , Kriket, Kempo, Menembak, Panahan, Gantung dan Muaythai.

Di Kota Jayapura, cabang olahraga yang akan diadakan adalah: Angkat Besi / Angkat Besi / Binaraga, Sofbol, Voli Indoor, Bola Voli Pasar, Dayung (Canoeng, Dayung, Lomba Perahu Tradisional), Layar, Taekwondo, Karate, Gulat, Pencak Silat, Sea Diving, Sepak Takraw, Sepatu Roda, Sepak Bola Putri, Tenis, Bulutangkis, Tinju dan Renang Perairan Terbuka.

Di Kabupaten Mimika dengan sejumlah cabang olahraga antara lain: Panjat Tebing, Layang-layang Terbang, Terjun Payung, Derajat Tarung, Atletik, Biliar, Basket, Futsal, Bola Tangan, Judo, dan Aeromodeling.

Di Kabupaten Merauke: Anggar, Wushu, Sepak Bola Putri, Sepeda Motor, dan Catur.

Sementara itu, Yusuf Yambe Yabdi, Wakil Ketua Harian PB PON Papua, mengatakan hal penting yang perlu diketahui Sub PB PON di masing-masing klaster adalah rencana KONI Pusat dan PB PON Papua untuk membentuk Pokja Group (Pokja) yang mana bertugas mendampingi Sub PON di setiap cluster.

Menurutnya, Pokja terdiri dari tim Panwasrah dan Direktur Delegasi Teknis. “Pokja harus dibentuk Maret agar segera mendampingi dan mendampingi Sub PB PON di klaster. Nanti ketua tim Panwasrah akan melakukan peninjauan jika ada hal-hal yang harus menjadi catatan penting di semua tahapan,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua ini juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Sub-PB PON Kabupaten Jayapura dan di lapangan pertandingan, arena dan upacara dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi di Jakarta.

Yusuf menegaskan bahwa bidang perlombaan merupakan semangat penyelenggaraan setiap cabang olahraga PON.

“Dengan rapat koordinasi dan sinkronisasi teknis yang difasilitasi oleh KONI Pusat, kita bisa menyatukan persepsi untuk menyukseskan PON XX. Semua anak bangsa wajib mendukung dan mensukseskan PON di Tanah Papua,” harap Yusuf .

Baca juga: Bupati Awoitauw: PON 2020 Momen Bukti Papua Aman dan Damai

Papua sebagai tuan rumah PON XX terus mendapat perhatian dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Sejak awal persiapan hingga kini Presiden telah memberikan dukungan nyata kepada Pemprov Papua agar multi event empat tahunan tersebut berhasil terselenggara.

Selain PON, Papua juga menjadi tuan rumah Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI. Ini adalah acara khusus bagi penyandang disabilitas.

Dilansir dari kompas.com, bukti kepedulian Presiden Jokowi antara lain keluarnya dua Instruksi Presiden (Inpres) untuk mendukung percepatan Papua sebagai tuan rumah PON. Dengan adanya Inpres tersebut, selama ini beberapa tempat olahraga dan sarana penunjang telah dibangun dengan menggunakan APBN. Beberapa lainnya masih dalam proses pengerjaan selama beberapa bulan hingga puncak acara di bulan Oktober.

Pembukaan PON XX dipastikan berpusat di Stadion Papua Bangkit, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, 20 Oktober 2020. Keseluruhan rangkaian pertandingan dan kompetisi berlangsung selama dua pekan hingga ditutup pada 2 November 2020.

Reporter: Markus You

Ini Bentuk Kepedulian Persipura Terhadap Covid-19

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Persipura Jayapura turut peduli dengan pencegahan wabah Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19) yang saat ini sedang melanda dunia, termasuk Indonesia. Buktinya, subsidi tahap kedua dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk Persipura memberikan donasi kepada Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Rabu (27/5/2020) kemarin.

Benhur Tomi Mano, Ketua Umum Persipura Jayapura, membenarkan bahwa tim berjuluk Mutiara Hitam tidak menerima dana sebesar Rp509.600.000 yang merupakan pencairan hak komersial tahap kedua klub setelah dipotong denda dan pajak dari nilai nominal penuh Rp520.000.000.

Subsidi dari PT LIB selaku penyelenggara kompetisi Liga Indonesia, kata Mano, telah disumbangkan oleh Persipura kepada Ketua Satgas Covid-19 Nasional.

"Sebagai bentuk kepedulian Persipura terhadap wabah Covid-19, kami mendonasikan subsidi tahap kedua dari LIB demi pencegahan Covid-19," ujarnya, dikutip dari siaran pers manajemen Persipura Jayapura. .

Rudy Maswi, Manajer Persipua, menurut Mano, telah mengirimkan surat ke LIB agar dana ditransfer ke rekening Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Nasional. . Dan kepastian pengiriman, kata dia, sudah dilaporkan oleh Herat Kalengkongan, Direktur Utama Persipura.

Mano berharap dana tersebut dapat bermanfaat dalam berbagai upaya percepatan penanggulangan Covid-19. Juga sebagai bentuk perlawanan Persipura terhadap virus yang sudah menjadi pandemi global sejak beberapa bulan lalu.

“Ini merupakan santunan dari tim Mutiara Hitam untuk kemaslahatan kita semua,” ucapnya.

Persipura memenuhi komitmennya dengan mengirimkan surat kepada Pimpinan Satgas Percepatan Covid-19. Surat nomor 048 / PERSIPURA / V / 2020 tentang Donasi Covid-19 ditandatangani oleh Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, yang dikirimkan secara online Jumat (22/5/2020) sore.

“Dana tersebut merupakan hak klub yang didapat dari PT Liga Indonesia Baru selaku penyelenggara kompetisi Liga 1 pada tahun 2020. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dalam mengatasi wabah Covid-19 saat ini,” ujar Persipura. surat.

Sejauh ini, Persipura Jayapura menjadi satu-satunya tim yang telah menyumbangkan seluruh hak komersialnya untuk penanganan Covid-19.

“Persipura dalam upayanya menangani Covid-19 di tingkat nasional juga turut menyumbangkan dana untuk membantu pemerintah pusat. Saat ini kita semua benar-benar dihadapkan pada bencana non alam yang mengganggu semua aspek termasuk terhentinya kompetisi Liga 1 pada tahun 2020. , "jelas Mano.

Perawatan Pemain Bintang

Tidak hanya dalam manajemen dengan memberikan semua hak komersial klub. Persipura juga punya cara lain untuk ikut memerangi pandemi Covid-19.

Hal tersebut ditunjukkan oleh para pemain Persipura. Boaz Solossa dan Todd Rivaldo Ferre, misalnya. Kedua pemain bintang itu menunjukkan sisi kemanusiaannya. Keduanya sangat peduli dengan wabah virus Corona.

Keduanya bahkan menyumbangkan sedikit dari apa yang mereka miliki dengan melelang kostum dan sepatu favorit mereka.

Boaz melelang kostum pertandingan yang dipakainya saat grand final Persipura menjuarai turnamen ISC 2016.

Jersey Boaz dibeli oleh Clement Winarko, seorang penggila bola. Clement rela membayar Rp 25 juta.

Pun dengan Rivaldo, ia melelang sepatu sepak bola yang dipakainya saat membela timnas U-19 Indonesia pada babak delapan besar Piala AFC U-19 2018 saat menjamu tim Qatar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Saat itu Ferre menggunakan sepatu Adidas dengan cara mencetak tiga kali berturut-turut ke gawang lawan. Di laga itu, ia bermain luar biasa hingga nyaris imbang meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan tim Qatar, 5-6.

Dia membantu melawan Covid-19 dengan melelang sepatu favoritnya. Begitu tulis Ferre di Instagram @ rivaldoferre46_. Lelang dibuka selama lima hari, 9-13 April 2020. Hasil lelang akan disumbangkan untuk pembelian alat pelindung diri (APD) tenaga medis.

Boaz juga memberikan bantuan makanan untuk tenaga medis yang merawat pasien Covid-19. Kapten Persipura ini didampingi istrinya langsung ke petugas medis di RSUD Abepura, Kamis (7/5/2020) lalu.

Menunggu Keputusan PSSI

Benhur Tomi Mano yang juga Wali Kota Jayapura mengajak semua pihak untuk peduli dengan pandemi Covid-19.

"Ayo ikuti anjuran dan nasehat dari pemerintah karena wabah ini sangat berbahaya."

Mano pun berharap Indonesia segera pulih dari wabah virus Corona.

“Kami berdoa semoga Tuhan memulihkan bangsa Indonesia dari pandemi Covid-19,” ujarnya.

Baru setelah itu, dia yakin kompetisi sepak bola yang sempat ditangguhkan bisa dilanjutkan kembali. Namun jika pandemi belum juga berakhir, tentunya harus menunggu keputusan dari PSSI selaku otoritas sepakbola nasional dengan tetap berpegang pada keputusan pemerintah Republik Indonesia.

“Kita semua merindukan wabah Covid-19 segera berakhir sehingga persaingan bisa digulung kembali. Tapi jika masih belum, PSSI bisa mengambil keputusan secara arif dan arif,” kata Mano.

Reporter: Hendrik Rewapatara
Editor: Markus You