Tag: Persipura

Inilah nama-nama pemain Persipura untuk Liga 1 2020

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Persipura Jayapura telah mengumumkan 24 nama pemain yang akan bermain di Liga 1 2020 bersama tim Mutiara Hitam pada Selasa (21/1/2020).

Empat dari 24 pemain adalah pemain asing dan 17 dari 24 pemain adalah pemain eksisting.

Berikut nama-nama pemainnya:

  • Boaz Solossa
  • Ricardo Salampessy
  • Ian Kabes
  • Tinus Pae
  • Dede Sulaiman
  • Bernardus Valentino Telaubun
  • M Tahir
  • Marinus Wanewar
  • Fitrul Dwi Rustapa
  • Israel Wamiau
  • Mario Fabio Londok
  • Gunansar Mandowen
  • Kevin Rumakiek
  • Evraim Awes
  • Todd Rivaldo Ferre
  • Patrick Womsiwor
  • Theofilo Numberi
  • Yohanis Ferinando Pahabol
  • Gerry Mandagi
  • Imanuel Rumbiak
  • Takuya Matsunaga (Jepang)
  • Thiago Amaral (Brasil)
  • Arthur da Cunha (Brasil)
  • Sylvano Comvalius (Belanda).

"Itu pemain-pemain yang sudah kami kontrak dan juga sudah ditambah kontrak," kata Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano didampingi manajemen dan pelatih Jackson Tiago, Selasa (21/1/20) seperti dilansir wartaplus.com.

Ke-24 pemain tersebut, kata Mano, merupakan pilihan dan rekomendasi dari pelatih kepala, Jacksen Tiago.

"Para pemain ini adalah pilihan langsung dan rekomendasi dari pelatih," ucapnya.

Skuat Persipura sendiri kemungkinan masih memiliki tambahan tambahan, setelah manajemen memilih pemain lokal Papua, sebelum menggelar TC di Malang.

Uniknya, nama dua pemain senior Persipura tidak masuk dalam daftar yang diumumkan, di antaranya Yohanis Tjoe dan Titus Bonai.

Sedangkan enam pemain Persipura sudah tidak mengenakan kostum Persipura Jayapura lagi. Mereka:

  • Sebagai contoh
  • Samassa
  • Imanuel Wanggai
  • Ronald Wanma
  • Oh In-Kyun
  • Andre Ribeiro

EDITOR

Persipura & # 39; Terbakar & # 39; Menghadapi Borneo FC

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Sore ini, Sabtu (7/3/2020), Persipura Jayapura akan melakoni laga kedua dalam kompetisi Shopee League 1 2020, usai menang 2-0 terlebih dahulu atas PSIS Semarang. Lawan kali ini adalah Borneo FC.

Menghadapi tim tuan rumah di Stadion Segiri Samarinda, kepala pelatih Persipura Jacksen Ferreira Tiago telah membawa semua pemainnya. Sejak Selasa lalu tim sudah sampai di Samarinda. Boaz Solossa dan kawan-kawan telah melalui sejumlah persiapan untuk laga kedua.

Informasi dari Petugas Media Persipura, tim berjuluk Mutiara Hitam, saat ini dalam kondisi baik. Tim bahkan sangat siap bertanding. Dalam & # 39; terbakar & # 39; Syaratnya, tim asal Kota Jayapura yang kini bermarkas di Stadion Klabat Manado ini berkomitmen untuk mencuri poin di kandang lawan.

“Semua pemain kami siap bersaing dengan Borneo FC. Kami berlatih di sini selama dua hari. Intinya tidak ada kendala. Tim kami dalam kondisi bagus, siap bermain, ”kata JFT dalam jumpa pers kemarin.

Sang pelatih pun tak meremehkan tim tuan rumah. Namun dia sangat yakin pasukannya akan tampil terbaik di laga kedua.

Jacksen berharap tren positif dari pertandingan perdananya bisa dipertahankan. Hal tersebut tidak terlepas dari kemajuan rangkaian persiapan di Samarinda.

Di sisi lain, Jacksen memastikan ada evaluasi beberapa hal penting dari laga perdana di Stadion Klabat Manado, Sulawesi Utara, Minggu (1/3/2020) lalu. Evaluasi lebih pada minimnya pemain di lapangan hijau dengan melihat cuplikan video pertandingan.

Tanpa merinci, dia mengakui banyak hal yang harus dibenahi skuad. Untuk itu dilakukan evaluasi. Dengan begitu, dia yakin, kekurangan atau kesalahan yang sama tidak akan terulang lusa saat berlaga di kandang Borneo FC.

Dari 29 pemain yang diboyong ke Samarinda, Jacksen mengaku dua di antaranya tidak bisa diturunkan. Fridolin Yoku dan Marinus Wanewar saat ini sedang dalam pemulihan. Fridolin mengalami cedera hamstring, dan Marinus melukai lututnya.

Menurut Jacksen, situasi tersebut tidak mempengaruhi komposisi pemain saat akan berduel dengan Borneo FC. Sebab baginya, saat ini Persipura memiliki banyak pilihan di semua posisi.

“Pemain kami di semua lini sangat mencukupi, jadi tidak ada masalah dalam menentukan komposisi skuad di lapangan. Lihat saja besok, ”ucap pelatih asal Brasil yang sudah" kenyang "di sepakbola Indonesia itu.

Muhammad Tahir, gelandang Persipura, menyatakan tujuan ke Samarinda jelas, bertanding untuk menang.

“Dari saya, sebagai tim kami siap bermain, ingin memenangkan pertandingan ya tiga poin,” tandasnya.

Sekadar diketahui, memasuki pekan kedua kompetisi Shopee Liga 1 2020, tim Mutiara Hitam berada di peringkat enam klasemen. Sementara, Tim Pesut Etam bertengger di urutan 13.

Dalam tiga tahun terakhir, Persipura hanya menang satu (1-2) saat menjamu Borneo FC. Itu tahun 2018. Di kompetisi sebelumnya dan tahun lalu, skor akhirnya imbang (1-1).

Pertandingan ini bisa disaksikan langsung di vidio.com mulai pukul 17.30 WIB.

Dua Kontes Strategi Brasil

Pertandingan ini menarik untuk disaksikan. Selain menguji ketajaman striker Boaz dan Francisco Torres, duo pelatih asal Brasil itu juga beradu strategi.

Edson Tavares, sang ahli taktik Borneo FC, bahkan sudah mengarahkan skuadnya berjuang habis-habisan untuk mengamankan tiga poin di hadapan pendukung setianya.

“Tentu besok kami harus menang atas tim tamu (Persipura),” kata Tavares, dikutip dari Bola.com.

Hal tersebut wajar saja karena tim tuan rumah pada laga pertama kehilangan poin setelah dikalahkan oleh Persija Jakarta 3-2. Tentu situasi yang sama tidak ingin dialami di kandangnya sendiri.

Hal menarik lainnya, pasukan Jacksen akan berhadapan dengan dua eks pemain Persipura musim lalu: Titus Bonai dan Emanuel Wanggai. Jacksen tidak mengomentari keberadaan keduanya saat sesi jumpa pers kemarin jelang laga sore ini.

Sebelumnya, Persipura memenangi laga pembuka atas PSIS lewat gol Boaz dan Gunansar Papua Mandowen. Dua gol dibeli di babak kedua.

Gol pertama dari Boas. Sebuah gol indah dari sang kapten di menit ke-55. Boaz dengan cerdik memanfaatkan kemelut di area pertahanan PSIS.

Gol kedua Gunansar pada menit ke-88 bertahan hingga pertandingan usai.

Reporter: Markus You

Ini Bentuk Kepedulian Persipura Terhadap Covid-19

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com – Persipura Jayapura turut peduli dengan pencegahan wabah Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19) yang saat ini sedang melanda dunia, termasuk Indonesia. Buktinya, subsidi tahap kedua dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk Persipura memberikan donasi kepada Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Rabu (27/5/2020) kemarin.

Benhur Tomi Mano, Ketua Umum Persipura Jayapura, membenarkan bahwa tim berjuluk Mutiara Hitam tidak menerima dana sebesar Rp509.600.000 yang merupakan pencairan hak komersial tahap kedua klub setelah dipotong denda dan pajak dari nilai nominal penuh Rp520.000.000.

Subsidi dari PT LIB selaku penyelenggara kompetisi Liga Indonesia, kata Mano, telah disumbangkan oleh Persipura kepada Ketua Satgas Covid-19 Nasional.

"Sebagai bentuk kepedulian Persipura terhadap wabah Covid-19, kami mendonasikan subsidi tahap kedua dari LIB demi pencegahan Covid-19," ujarnya, dikutip dari siaran pers manajemen Persipura Jayapura. .

Rudy Maswi, Manajer Persipua, menurut Mano, telah mengirimkan surat ke LIB agar dana ditransfer ke rekening Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Nasional. . Dan kepastian pengiriman, kata dia, sudah dilaporkan oleh Herat Kalengkongan, Direktur Utama Persipura.

Mano berharap dana tersebut dapat bermanfaat dalam berbagai upaya percepatan penanggulangan Covid-19. Juga sebagai bentuk perlawanan Persipura terhadap virus yang sudah menjadi pandemi global sejak beberapa bulan lalu.

“Ini merupakan santunan dari tim Mutiara Hitam untuk kemaslahatan kita semua,” ucapnya.

Persipura memenuhi komitmennya dengan mengirimkan surat kepada Pimpinan Satgas Percepatan Covid-19. Surat nomor 048 / PERSIPURA / V / 2020 tentang Donasi Covid-19 ditandatangani oleh Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, yang dikirimkan secara online Jumat (22/5/2020) sore.

“Dana tersebut merupakan hak klub yang didapat dari PT Liga Indonesia Baru selaku penyelenggara kompetisi Liga 1 pada tahun 2020. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dalam mengatasi wabah Covid-19 saat ini,” ujar Persipura. surat.

Sejauh ini, Persipura Jayapura menjadi satu-satunya tim yang telah menyumbangkan seluruh hak komersialnya untuk penanganan Covid-19.

“Persipura dalam upayanya menangani Covid-19 di tingkat nasional juga turut menyumbangkan dana untuk membantu pemerintah pusat. Saat ini kita semua benar-benar dihadapkan pada bencana non alam yang mengganggu semua aspek termasuk terhentinya kompetisi Liga 1 pada tahun 2020. , "jelas Mano.

Perawatan Pemain Bintang

Tidak hanya dalam manajemen dengan memberikan semua hak komersial klub. Persipura juga punya cara lain untuk ikut memerangi pandemi Covid-19.

Hal tersebut ditunjukkan oleh para pemain Persipura. Boaz Solossa dan Todd Rivaldo Ferre, misalnya. Kedua pemain bintang itu menunjukkan sisi kemanusiaannya. Keduanya sangat peduli dengan wabah virus Corona.

Keduanya bahkan menyumbangkan sedikit dari apa yang mereka miliki dengan melelang kostum dan sepatu favorit mereka.

Boaz melelang kostum pertandingan yang dipakainya saat grand final Persipura menjuarai turnamen ISC 2016.

Jersey Boaz dibeli oleh Clement Winarko, seorang penggila bola. Clement rela membayar Rp 25 juta.

Pun dengan Rivaldo, ia melelang sepatu sepak bola yang dipakainya saat membela timnas U-19 Indonesia pada babak delapan besar Piala AFC U-19 2018 saat menjamu tim Qatar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Saat itu Ferre menggunakan sepatu Adidas dengan cara mencetak tiga kali berturut-turut ke gawang lawan. Di laga itu, ia bermain luar biasa hingga nyaris imbang meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan tim Qatar, 5-6.

Dia membantu melawan Covid-19 dengan melelang sepatu favoritnya. Begitu tulis Ferre di Instagram @ rivaldoferre46_. Lelang dibuka selama lima hari, 9-13 April 2020. Hasil lelang akan disumbangkan untuk pembelian alat pelindung diri (APD) tenaga medis.

Boaz juga memberikan bantuan makanan untuk tenaga medis yang merawat pasien Covid-19. Kapten Persipura ini didampingi istrinya langsung ke petugas medis di RSUD Abepura, Kamis (7/5/2020) lalu.

Menunggu Keputusan PSSI

Benhur Tomi Mano yang juga Wali Kota Jayapura mengajak semua pihak untuk peduli dengan pandemi Covid-19.

"Ayo ikuti anjuran dan nasehat dari pemerintah karena wabah ini sangat berbahaya."

Mano pun berharap Indonesia segera pulih dari wabah virus Corona.

“Kami berdoa semoga Tuhan memulihkan bangsa Indonesia dari pandemi Covid-19,” ujarnya.

Baru setelah itu, dia yakin kompetisi sepak bola yang sempat ditangguhkan bisa dilanjutkan kembali. Namun jika pandemi belum juga berakhir, tentunya harus menunggu keputusan dari PSSI selaku otoritas sepakbola nasional dengan tetap berpegang pada keputusan pemerintah Republik Indonesia.

“Kita semua merindukan wabah Covid-19 segera berakhir sehingga persaingan bisa digulung kembali. Tapi jika masih belum, PSSI bisa mengambil keputusan secara arif dan arif,” kata Mano.

Reporter: Hendrik Rewapatara
Editor: Markus You